Kedustaan Al Amiry : Syi’ah Mencela Ahlul Bait “Abbaas bin ‘Abdul Muthalib”

Kedustaan Al Amiry : Syi’ah Mencela Ahlul Bait “Abbaas bin ‘Abdul Muthalib”

Cukup banyak para pencela Syi’ah [dari golongan Ahlus Sunnah] yang dengan sukses menunjukkan kebodohannya. Ketika mereka menulis atau membahas tentang mazhab Ahlus Sunnah mereka akan bersikap kritis dan luar biasa ilmiah tetapi ketika mereka menulis tentang mazhab Syi’ah maka mereka seperti keledai yang membawa kitab-kitab. Asal nukil riwayat atau asal nukil qaul ulama dalam kitab Syi’ah kemudian seenaknya menjadikan nukilan tersebut sebagai bahan celaan atas mazhab Syi’ah.

Al Amiry adalah contoh dari para pencela Syi’ah yang kami maksudkan. Orang yang menyebut dirinya Al Amiry ini memang sungguh menyedihkan. Dirinya mungkin merasa-rasa sebagai pembela Ahlus Sunnah tetapi hakikatnya ia tidak lebih dari seorang pendusta. Ia mengutip kisah atau riwayat dalam kitab Syi’ah tanpa membuktikan kebenaran kisah atau riwayat tersebut kemudian dengan seenaknya ia menisbatkan hal itu atas mazhab Syi’ah. Baca lebih lanjut

Kritik Buku “Hitam Di Balik Putih” : Al Kulainiy Menyatakan Shahih Seluruh Hadis Al Kafiy?

Kritik Buku Hitam Di Balik Putih : Benarkah Al Kulainiy Menyatakan Shahih Seluruh Hadis Dalam Kitab Al Kafiy?

Pendahuluan

Jauh sebelumnya kami pernah membuat pembahasan bagaimana kedudukan Al Kafiy di sisi Syi’ah dan Shahih Bukhariy di sisi Sunni. Kedudukan Shahih Bukhariy di sisi Sunni [Ahlus Sunnah] adalah mayoritas ulama bersepakat akan keshahihan seluruh hadis di dalamnya [walaupun tetap ada ulama yang mendhaifkan sebagian kecil hadis dalam Shahih Bukhariy].

Sedangkan di sisi Syi’ah kedudukan kitab Al Kafiy tidak seperti Shahih Bukhariy di sisi Ahlus Sunnah, bahkan sebagian ulama Syi’ah telah melakukan penelitian mengenai kedudukan hadis-hadis dalam Al Kafiy dimana mereka mengakui bahwa ada cukup banyak hadis dhaif di dalamnya [berdasarkan ilmu Rijal Syi’ah]. Tetapi tidak dinafikan bahwa sebagian ulama Syi’ah menshahihkan hadis-hadis dalam Al Kafiy dengan alasan Al Kulainiy telah menyatakan shahih seluruh hadis-hadis dalam kitabnya tersebut. Sebagaimana hal ini dikutip oleh Amin Muchtar dalam bukunya Hitam Di Balik Putih. Baca lebih lanjut

Kritik Atas Buku “Hitam Di Balik Putih” : Al Kaafiy Dan Sahabat Nabi

Kritik Atas Buku “Hitam Di Balik Putih” : Al Kaafiy Dan Sahabat Nabi

Mengapa Amin Muchtar penulis buku “Hitam Di Balik Putih” bersikeras berpegang pada metode mutaqaddimin dan menyalahkan metode muta’akhirin dalam menentukan kedudukan hadis-hadis Syi’ah?. Jawabannya karena hal itu akan memberi jalan baginya dan para pencela lainnya agar bisa seenaknya mencomot hadis-hadis Syi’ah untuk dijadikan bahan celaan atas mazhab Syi’ah. Jadi Amin Muchtar [dan para pencela lainnya] tidak perlu repot membicarakan soal shahih tidaknya riwayat tersebut dan Ia juga tidak merasa perlu untuk menafsirkan riwayat-riwayat tersebut sebagaimana manhaj mutaqaddimin dalam membahas dan menafsirkan riwayat. Baca lebih lanjut

Studi Kritis Buku “Hitam Di Balik Putih” Bantahan Terhadap Buku Putih Mazhab Syi’ah

Studi Kritis Buku “Hitam Di Balik Putih” Bantahan Terhadap Buku Putih Mazhab Syi’ah

.

Pendahuluan

Sebelum membaca tulisan ini, ada baiknya kami sarankan agar pembaca memiliki atau membaca langsung Buku Putih Mazhab Syi’ah karya tim ABI [Ahlul Bait Indonesia] dan bantahannya yaitu buku Hitam Di Balik Putih karya Amin Muchtar. Hal ini penting agar pembaca memahami secara utuh keseluruhan tulisan yang ingin kami sampaikan.

.

Hitam Di Balik Putih

.

Disini kami tidak akan membela secara buta Buku Putih Mazhab Syi’ah karena bisa dibilang buku ini sudah cukup baik sebagai usaha mengenalkan mazhab Syi’ah secara umum kepada orang awam. Walaupun tentu saja buku ini tidak lepas dari kekeliruan. Hal ini adalah perkara yang lumrah dalam dunia ilmiah. Baca lebih lanjut

Talbis Syaikh Khalid Al Wushabiy : Riwayat Menyusui Orang Dewasa Dalam Mazhab Syi’ah

Talbis Syaikh Khalid Al Wushabiy : Riwayat Menyusui Orang Dewasa Dalam Mazhab Syi’ah

Tulisan ini adalah lanjutan dari tulisan sebelumnya. Setelah membawakan riwayat Abu Thalib menyusui Rasulullah [shallallahu ‘alaihi wasallam] yang telah kami buktikan kedhaifannya maka kali ini Syaikh Khalid membawakan syubhat baru yaitu riwayat menyusui orang dewasa dalam kitab Syi’ah. Silakan perhatikan video berikut [sumber disini]

.

Dalam video di atas, Syaikh membawakan riwayat dalam kitab Wasa’il Syi’ah yang menurut Syaikh, menunjukkan dibolehkan menyusui orang dewasa dalam mazhab Syi’ah. Mari dilihat dulu riwayat yang dimaksud Baca lebih lanjut

Meluruskan Syaikh Khalid Al Wushabiy : Riwayat Syi’ah Tentang Abu Thalib Menyusui Rasulullah [shallallahu ‘alaihi wasallam]

Meluruskan Syaikh Khalid Al Wushabiy : Riwayat Syi’ah Tentang Abu Thalib Menyusui Rasulullah [shallallahu ‘alaihi wasallam]

Masih bersama Syaikh Khalid Al Wushabiy dan keanehannya. Biasanya memang sebagian ulama yang hobi membantah Syi’ah [sedikit atau banyak] sering terjatuh pada tadlis, talbis, khaththa’ dan mungkar. Diantaranya ada Syaikh Abdurrahman Dimasyiqqiyyah, Syaikh Adnan ‘Aruur, Syaikh Utsman Khamiis dan termasuklah Syaikh Khalid Al Wushabiy. Inilah contoh keanehan Syaikh Khalid Al Wushabiy [sumber dari sini]

Mohon maaf jika kami katakan dalam video di atas, Syaikh Khalid Al Wushabiy terlalu banyak bicara hal-hal yang tidak perlu. Dan memang hal ini bukan semata-mata kesalahan Syaikh Khalid, hal itu dipicu oleh komentar aneh lawan debat Syaikh dari pihak Syi’ah. Baca lebih lanjut

Syaikh Khalid Al Wushabiy Membela Mu’awiyah Dan Mencela Syaikh Hasan Al Malikiy

Syaikh Khalid Al Wushabiy Membela Mu’awiyah Dan Mencela Syaikh Hasan Al Malikiy

Demi membela Mu’awiyah bin Abu Sufyaan sebagian ulama telah menunjukkan keanehan yang nyata. Mereka mendadak ngawur, nyeleneh dan berhujjah dengan perkataan orang yang tidak berilmu. Sebelumnya kami sudah pernah memberikan contohnya yaitu Syaikh Abdurrahaman Dimasyiqqiyyah. Kali ini kami persilakan para pembaca melihat video berikut [dalam bahasa arab dan sumbernya dari sini]

.

.

Dalam video singkat di atas Syaikh Khalid Al Wushabiy membahas tentang hadis Muawiyah yang mati tidak dalam agama Islam dimana hadis ini telah dishahihkan oleh Syaikh Hasan bin Farhan Al Malikiy. Syaikh Khalid Al Wushabiy menyatakan hadis tersebut dhaif dan menuduh Syaikh Hasan bin Farhan Al Malikiy melakukan talbis. Baca lebih lanjut

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 209 pengikut lainnya.