Mengungkap Kebodohan dan Kedustaan Syaikh Al Albani dan Pengikutnya Abul Jauzaa : Tuduhan Dusta Terhadap Syaikh Al Musawi

Syaikh Al Albani dalam kitabnya Silsilah Ahadiits Ash Shahihah no 2487 telah menyatakan tuduhan dusta kepada Syaikh Syarafuddin Al Musawi penulis kitab Al Muraja’at [Dialog Sunni-Syiah]. Syaikh Al Albani menyatakan kalau Syaikh Al Musawi telah memanipulasi atau mengubah hadis. Tuduhan dusta ini diikuti pula oleh pengikut salafy Abul Jauzaa’ dalam salah satu tulisannya. Abul Jauzaa’ terang-terangan membuat judul tulisan yang provokatif yaitu Mengungkap Kebodohan dan Kedustaan Abdul Husain Asy Syi’i Dalam Kitab Al Muraja’at – Manipulasi Hadits.

Tulisan ini adalah studi kritis terhadap tulisan saudara Abul Jauzaa tersebut sebagai bantahan terhadapnya dan Syaikhnya yang terhormat yaitu Syaikh Al Albani. Insya Allah akan diungkapkan siapa sebenarnya yang bodoh dan dusta itu. Baca lebih lanjut

Hadis Keadaan Imam Ali Sepeninggal Nabi SAW dan Kelalaian Syaikh Al Albani

Hadis Keadaan Imam Ali Sepeninggal Nabi SAW

Rasulullah SAW melalui lisan sucinya telah mengabarkan kepada Imam Ali, bagaimana kondisi Imam Ali sepeninggal Beliau SAW. Beliau SAW mengatakan bahwa Imam Ali akan mengalami kesukaran atau kesulitan sepeninggal Beliau SAW. Hal ini diriwayatkan dalam kabar shahih yang tercatat dalam kitab Al Mustadrak Al Hakim 3/151 no 4677 Baca lebih lanjut

Kekacauan Salafy Dalam Membela Hadis “Nabi SAW Melihat Allah SWT Dalam Sebaik-baik Bentuk”

Kekacauan Salafy Dalam Membela Hadis “Nabi SAW Melihat Allah SWT Dalam Sebaik-baik Bentuk”.

Tulisan kali ini dibuat untuk membantah pembelaan saudara salafi yang nashibi yang dapat dilihat  dalam komentarnya di tulisan saudara Abul Jauzaa itu. Seperti biasa pembelaan yang ngawur bin ajaib itu cukup sebagai bukti sikap keras kepala yang tidak mengherankan muncul dari orang-orang yang ngakunya salafy. Komentar asal-asalan penulis itu dikutip dan dicetak biru. Baca lebih lanjut

Bantahan Terhadap Salafy : Hadis Dhaif Nabi SAW Melihat Allah SWT Dalam Sebaik-baik Bentuk

Bantahan Terhadap Salafy : Hadis Dhaif Nabi SAW Melihat Allah SWT Dalam Sebaik-baik Bentuk

Tulisan ini sebagai bantahan terhadap salafiyun yang bersikeras menshahihkan hadis Nabi SAW melihat Allah SWT dalam sebaik-baik bentuk. Silakan dilihat di tulisan http://abul-jauzaa.blogspot.com/2009/11/kedudukan-hadis-nabi-saw-melihat-allah.html Sebenarnya tulisan tersebut tidak memuat hal-hal baru yang dapat dijadikan hujjah kecuali dalih-dalih sekenanya agar hadis tersebut bisa naik derajatnya menjadi shahih. Tentu saja seperti biasa dalih tersebut mengecoh kaum awam mereka yang memang terbiasa jadi muqallid. Tulisan ini akan meluruskan talbis yang dibuat oleh pemilik tulisan tersebut. Tulisan penulis yang kami tanggapi akan diquote dan dicetak biru Baca lebih lanjut

Kedudukan Hadis “Nabi SAW Melihat Allah SWT Dalam Sebaik-baik Bentuk” [4]

Hadis Jabir bin Samurah

Hadis Jabir dalam perkara ru’yah ini kami temukan dalam kitab As Sunnah Ibnu Abi Ashim, hadis ini tidaklah tsabit sanadnya dan tidak bisa dijadikan hujjah. Hadis ini termasuk hadis yang tidak menyebutkan kalau ru’yah itu terjadi di dalam mimpi Baca lebih lanjut

Kedudukan Hadis “Nabi SAW Melihat Allah SWT Dalam Sebaik-baik Bentuk” [3]

Hadis Muadz bin Jabal

Hadis Muadz bin Jabal ini sebenarnya hadis yang diriwayatkan oleh Abdurrahman bin ‘Aaisy Al Hadhramy dimana pada tulisan sebelumnya telah dibahas tentang kedudukannya. Kami membuat pembahasan khusus hadis ini karena hadis Muadz adalah hadis yang dijadikan hujjah oleh salafiyun bahwa Nabi SAW melihat Allah SWT dalam sebaik-baik bentuk di dalam mimpi. Hadis Muadz bisa dikatakan hadis paling jelas yang menunjukkan bahwa Ru’yah tersebut terjadi di dalam mimpi. Baca lebih lanjut