Meneliti Kembali Sanad Hadis “Wanita Yang Paling Dicintai Rasulullah SAW Adalah Fathimah”

Meneliti Kembali Sanad Hadis “Wanita Yang Paling Dicintai Rasulullah SAW Adalah Fathimah”

Menyikapi suatu hadis memang harus berhati-hati, jangan sampai karena kecenderungan tertentu malah mendhaifkan hadis yang shahih atau menshahihkan hadis yang dhaif. Tentu dalam masalah ini, sudah banyak ulama yang berjasa besar yang telah mempelajari dan memberikan pendapat mereka mengenai banyak hadis. Oleh karena itu sudah selayaknya jika kita mempelajari dengan baik arahan mereka para Ulama. Untuk mempersingkat waktu, kami kali ini ingin mengajak anda mengkaji bersama hadis

Wanita yang paling dicintai Rasulullah SAW adalah Fatimah

dan dari kalangan laki-laki adalah Ali. Baca lebih lanjut

Kedudukan Hadis “Allah Tidak Akan Menyiksa Fathimah dan Anak-anaknya”

Kedudukan Hadis “Allah Tidak Akan Menyiksa Fathimah dan Anak-anaknya”

عن ابن عباس قال قال رسول الله صلى الله عليه و سلم لفاطمة رضي الله عنها إن الله غير معذبك ولا ولدك

Dari Ibnu Abbas yang berkata Rasulullah SAW pernah bersabda kepada Fathimah, ”Sesungguhnya Allah tidak akan menyiksamu dan juga anak-anakmu”.


Hadis shahih. Dikeluarkan oleh Ath Thabrani dalam Mu’jam Al Kabir 11/ 263 hadis no 11685 dan disebutkan pula oleh As Suyuthi dalam Jam’ al Jawami’ dan beliau sandarkan pada Ath Thabrani. Hadis ini diriwayatkan oleh para perawi tsiqat atau terpercaya. Al Haitsami dalam Majma’ Az Zawaid 9/326 hadis no 15198 menuliskan hadis ini dan berkata

رواه الطبراني ورجاله ثقات
Hadis riwayat Thabrani dan para perawinya tsiqat atau terpercaya.


Kedudukan Hadis “Memandang Ali Adalah Ibadah”

Kedudukan Hadis “Memandang Ali Adalah Ibadah”

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم النظر إلى علي عبادة

Rasulullah SAW bersabda “Memandang Ali Adalah Ibadah”

Hadis ini diriwayatkan oleh banyak sahabat di antaranya, Abdullah bin Mas’ud RA, Abu Bakar RA, Aisyah RA, Usman bin Affan RA, Jabir bin Abdullah RA, Muadz RA, Imran bin Hushain RA, Abu Hurairah RA dan lain-lain. Hadis ini dikeluarkan oleh Al Hakim dalam Al Mustadrak 3/141 hadis Imran bin Hushain no 4681, hadis Ibnu Mas’ud no 4682 dan 4683. Al Hakim berkata pada hadis Imran bin Hushain Baca lebih lanjut

Bersyukur

Saya hanya mau mengucapkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan ditutupnya blog-blog penghina Nabi Muhammad SAW. Blog-blog itu tidak hanya menyerang Islam tetapi telah merendahkan etika sesama umat beragama. Semoga di masa yang akan datang tidak akan ada blog-blog yang melakukan penistaaan terhadap agama tertentu. Awalnya sempat khawatir juga sih kalau kasus pemblokiran WP di Turki yang menghebohkan itu bakal terjadi di negeri tercinta ini hanya karena blog-blog seperti itu. Untunglah WordPress bersikap cepat dan bijak dengan langsung memblokir blog-blog tersebut. Salut sama Mr WP dan saya ucapkan terimakasih banyak. Semoga Mas yang baik ini tidak akan pernah Berduka lagi.

Salam Damai

Kedudukan Hadis “Aku Tinggalkan Kitab Allah dan Sunahku Agar Tidak Sesat”

Kedudukan Hadis “Aku Tinggalkan Kitab Allah dan Sunahku Agar Tidak Sesat”


إني خلـّفـت فيكم شيئين، لن تضلوا بعدهما أبدا، كتاب الله وسنتي

Aku tinggalkan pada kamu dua hal yang jika kamu pegang teguh pasti kamu  tidak akan sesat selamanya yaitu Kitabullah dan SunahKu

Hadis dhaif jiddan(sangat lemah). Dikeluarkan oleh Malik dalam Al Muwatta II/899 dan Al Hakim I/93. Dalam Al Muwatta, hadis ini dikeluarkan Malik tanpa sanad sehingga terputus dua perawi atau mu’dal. Hadis mu’dal adalah hadis yang sangat dhaif. Dikeluarkan oleh Al Hakim dengan dua jalur. Jalur pertama di dalamnya ada Ibnu Abi Uwais dan Ayahnya, disebutkan dalam At Tahdzib kalau Ibnu Main, Abul Qasim Al Alkaiy dan An Nasai mendhaifkannya. Ia dan ayahnya suka mencuri hadis, Ia dikatakan berdusta dan tertuduh membuat-buat hadis. Jalur kedua didalamnya ada Shalih bin Musa yang dikenal dhaif. Ia didhaifkan Ibnu Main, Abu Hatim, An Nasai, Ibnu Hibban dan Al Bukhari. Disebutkan dalam At Taqrib kalau Shalih bin Musa itu matruk dan Adz Dzahabi menyebutnya wahin(lemah) dalam Al Kasyf. Al Hakim tidak meshahihkan kedua jalur yang ia keluarkan bahkan ia berkata hadis ini gharib(asing) dan begitu pula Adz Dzahabi mendiamkannya, tetapi dalam At Tattabu’ Syaikh Muqbil Wadi’i melemahkan kedua jalur tersebut. Hadis ini bahkan dinyatakan maudhu'(palsu) oleh Sayyid Habib bin Ali As Saqqaf dalam kitab beliau Syarh Aqidah Ath Thahwiyah Baca lebih lanjut

Kedudukan Hadis “Manusia Yang Paling Dicintai Rasulullah Adalah Fatimah dan Ali”

Kedudukan Hadis “Manusia Yang Paling Dicintai Rasulullah SAW Adalah Fatimah dan Ali”

كان أحب النساء إلى رسول الله صلى الله عليه وسلم فاطمة ، و من الرجال علي

Wanita yang paling dicintai Rasulullah SAW adalah Fatimah dan dari kalangan laki-laki adalah Ali.

Hadis Shahih diriwayatkan oleh Tirmidzi dalam Sunan Tirmidzi hadis no 3868 dan Al Hakim dalam Mustadrak As Shahihain hadis no 4735 dari Ja’far bin Ziyad Al Ahmar dari Abdullah bin Atha’ dari Abdullah bin Buraidah dari Ayahnya. Imam Tirmidzi menyatkan bahwa hadis ini hasan dan Al Hakim mengatakan kalau hadis ini shahih. Adz Dzahabi dalam Talkhis Al Mustadrak juga menshahihkan hadis ini. Baca lebih lanjut

Hadis Shahih Yang Tidak Shahih

sesshomaru

Hadis Shahih Yang Tidak Shahih

Kebanyakan orang beranggapan bahwa hadis shahih selalu benar dan tidak perlu dipermasalahkan. Anggapan ini bisa dibilang keliru, hadis shahih dari segi sanad bisa jadi tidak shahih dari segi matan(isinya). Ini adalah fakta yang cukup menyakitkan bagi kaum konservatif. Pukulan berat yang dapat meruntuhkan semua bangunan ilmu hadis yang menjulang tinggi berabad-abad lamanya. Baca lebih lanjut