Benarkah Semua Peserta Perang Tabuk Dijamin Surga?

Benarkah Semua Peserta Perang Tabuk Dijamin Surga?

Sebenarnya masalah siapa yang masuk surga atau tidak, itu adalah kuasa dan kehendak Allah SWT. Kita hanya berbicara sesuai dengan dalil yang ada baik dari firman Allah SWT ataupun hadis Rasulullah [shallallahu ‘alaihi wasallam]. Sebagian nashibi menukil surat At Taubah dan berhujjah bahwa “tidak ada orang munafik yang ikut perang Tabuk dan semua yang ikut perang Tabuk dijamin masuk surga”. Dengan pernyataan ini, nashibi ingin mengatakan kalau Abu Bakar, Umar, Utsman, dan Muawiyah dijamin masuk surga karena mereka semua masuk surga. Baca lebih lanjut

Iklan

Benarkah Ketenangan Ada Pada Lisan Umar bin Khaththab?

Benarkah Ketenangan Ada Pada Lisan Umar bin Khaththab?

Tulisan kali ini adalah lanjutan dari tulisan sebelumnya yang membahas atsar Imam Ali bahwa para sahabat Nabi mengatakan “ketenangan ada pada Lisan Umar”. Telah kami buktikan bahwa atsar ini kedudukannya dhaif dengan keseluruhan jalan-jalannya. Kali ini kami akan membahas matan atsar tersebut dan membuktikan bahwa atsar tersebut keliru. Para sahabat banyak yang tidak tenang dengan lisan Umar bin Khaththab. Baca lebih lanjut

Studi Kritis Hadis Yang Dijadikan Hujjah Oleh Nashibi : Syiah Dajjal

Studi Kritis Hadis Yang Dijadikan Hujjah Oleh Nashibi : Syiah Dajjal

Sebagian nashibi yang berakhlak buruk dan berlisan kotor sering mengumbar-umbar panggilan “Syiah Dajjal” yang ia tujukan pada orang yang ia tuduh Syiah Rafidhah. Tidak hanya penganut Syiah yang mendapat panggilan seperti ini, orang yang bukan penganut Syiah seperti kami pun pernah mendapat panggilan seperti ini. Hal ini membuktikan bahwa tidak penting siapapun orangnya asalkan nashibi itu tidak suka maka akan ia panggil dengan sebutan “Syiah Dajjal”. Baca lebih lanjut

Studi Kritis Riwayat Zaid bin Aliy Tentang Fadak : Bantahan Untuk Nashibi

Studi Kritis Riwayat Zaid bin Aliy Tentang Fadak : Bantahan Untuk Nashibi

Tulisan ini hanya sedikit tambahan dari tulisan sebelumnya yang membahas tentang riwayat Zaid bin Ali bin Husain dimana ia menyepakati Abu Bakar dalam masalah Fadak. Pada tulisan sebelumnya kami telah membahas illat [cacat] riwayat tersebut yaitu bahwa riwayat Zaid bin Aliy berasal dari seorang yang majhul. Nashibi yang tidak suka kalau hujjah mereka dipatahkan membuat bantahan ngawur untuk membela riwayat Zaid bin Aliy tersebut. Tulisan ini kami buat sebagai bantahan bagi Nashibi yang dimaksud. Baca lebih lanjut

Apakah Ibnu Budail Al Khuza’iy Termasuk Sahabat Yang Mengepung Utsman?

Apakah Ibnu Budail Al Khuza’iy Termasuk Sahabat Yang Mengepung Utsman?

Tulisan ini sekaligus merevisi tulisan kami sebelumnya dan membantah syubhat nashibi. Dalam tulisan kami dahulu, kami pernah menyatakan bahwa sahabat yang bernama ‘Amru bin Budail Al Khuza’iy termasuk diantara orang-orang yang mengepung khalifah Utsman Baca lebih lanjut

Takhrij Hadis Kisa’ Dengan Lafaz “Sesungguhnya Kamu Termasuk Ahliku”

Takhrij Hadis Kisa’ Dengan Lafaz “Sesungguhnya Kamu Termasuk Ahliku”

Berikutnya hadis kedua yang sering dijadikan hujjah oleh para nashibi adalah hadis kisa’ yang memuat lafaz “innaki min ahliy” artinya “sesungguhnya kamu termasuk ahliku”. Sama seperti tulisan sebelumnya, kami tidak akan membahas matan hadis tersebut tetapi menilai sejauh mana kekuatan hadis yang dijadikan hujjah oleh para nashibi. Baca lebih lanjut

Takhrij Atsar Imam Aliy : Ketenangan Ada Pada Lisan Umar bin Khaththab

Takhrij Atsar Imam Aliy : Ketenangan Ada Pada Lisan Umar bin Khaththab

Tulisan ini kami buat untuk menguji validitas atsar Imam Ali radiallahu ‘anhu yang memuat pujian terhadap Umar bin Khaththab yaitu “ketenangan ada pada lisan Umar”. Atsar ini telah dishahihkan oleh sebagian salafy nashibi. Diriwayatkan bahwa tabiin yang meriwayatkan ini dari Ali yaitu Asy Sya’biy, Zirr bin Hubaisy, ‘Amru bin Maimun, Zadzan dan Thariq bin Syihab. Baca lebih lanjut