Shahih Hadis Malik Ad Daar, Menyingkap Kerapuhan Hujjah Salafy Inqitha’ Abu Shalih Dari Malik Ad Daar

Shahih Hadis Malik Ad Daar, Menyingkap Kerapuhan Hujjah Salafy Inqitha’ Abu Shalih Dari Malik Ad Daar

Segala puji bagi Allah SWT, akhirnya saya bisa menyempatkan diri meneruskan pembahasan tentang kedudukan Hadis Malik Ad Daar. Telah sampai kepada saya jawaban dari saudara yang terhormat yaitu Kelemahan Riwayat Malik Ad Daar Dialog IV sebagai tanggapan atas tulisan saya sebelumnya Shahih Hadis Malik Ad Daar : Menjawab Syubhat Inqitha’ Abu Shalih dari Malik. Pernyataan saudara penulis yang saya tanggapi akan saya cetak biru.

Semakin saya baca, semakin tidak mengena dan mengada-ada dalam pembelaan terhadap tashhiih riwayat Maalik Ad-Daar ini.

Silakan saja mempersepsi begitu, padahal sebenarnya jika anda adil menilai diri anda seperti anda menilai saya maka andapun juga akan mendapati bahwa anda lebih mengada-ada dalam mendhaifkan hadis Malik Ad Daar. Mari saya ingatkan kembali, pembahasan saya yang panjang-panjang itu adalah untuk menunjukkan kepada anda bahwa kemungkinan yang paling rajih adalah Tidak ada Inqitha’ antara Abu Shalih dan Malik Ad Daar. Bukankah dari awal yang kita bicarakan ini adalah kemungkinan yang rajih tetapi anehnya semakin jauh kesan yang saya dapat adalah anda menekan saya agar menunjukkan kepastian penyimakan Abu Shalih dari Malik. Kalau anda maunya yang pasti-pasti maka diskusi kita cukupkan saja, karena saya pribadi tidak bisa memastikan apa yang anda kehendaki. Tetapi jika yang dimaksud adalah kemungkinan yang rajih maka kembali akan saya tunjukkan bahwa Abu Shalih mendengar hadis dari Malik Ad Daar. Baca lebih lanjut