Daftar Sahabat Nabi SAW Yang Mengepung Usman RA

Sahabat Nabi SAW Yang Mengepung Usman RA

Seperti yang telah dijelaskan pada tulisan-tulisan sebelumnya, kami telah menyatakan bahwa di antara para pengepung Usman terdapat para Sahabat Nabi. Tentu saja kami tidak akan berlebihan untuk mengatakan bahwa semua yang mengepung Usman adalah sahabat Nabi. Mungkin saja diantara mereka yang mengepung Usman terdapat orang-orang yang layak untuk disebut pemberontak seperti yang seringkali dinyatakan dalam sejarah versi Salafiyun.

Sayangnya sejarah versi salafiyun itu terkesan membuat distorsi bahwa semua yang mengepung Usman adalah para pemberontak, bahkan diantara mereka ada yang berkata bahwa pemberontak tersebut adalah kaum munafik pengikut Abdullah bin Saba’. Mereka para Salafiyun berulang kali menekankan hal ini dalam setiap tulisan Sejarah versi mereka seraya mengatakan dengan angkuhnya kalau usaha mereka adalah Meluruskan penyimpangan sejarah. Baca lebih lanjut

Riwayat Bahwa Pembunuh Usman Adalah Sahabat Nabi

Riwayat Bahwa Pembunuh Usman Adalah Sahabat Nabi

Siapa sebenarnya yang membunuh Usman?. Pertanyaan ini sejak dulu telah menimbulkan kontroversi yang berkepanjangan bahkan menyulut terjadinya perperangan di kalangan Umat Islam. Masalah ini tentu tidak akan mudah dipecahkan begitu saja, sejauh ini memang sangat sulit atau tidak memungkinkan untuk menunjuk satu orang yang bertanggungjawab atas terbunuhnya Usman RA. Walaupun begitu kami akan mencoba mengurai benang kusut dan menunjukkan bahwa salah satu pembunuh Usman yaitu salah satu dari mereka yang mengepung Usman dan menerobos rumah Usman RA adalah seorang Sahabat Nabi. Baca lebih lanjut

Sahabat-sahabat Usman Mengepung dan Ingin Membunuh Usman RA

Sahabat-sahabat Usman Mengepung dan Ingin Membunuh Usman

Sebagian orang suka main pukul rata bahwa mereka yang mengepung Usman dan ingin membunuh Usman adalah kelompok pemberontak yang merupakan orang-orang munafik yang ingin memecah belah islam. Yah setiap dugaan memang memiliki hak yang sama untuk tampil dan diuji kebenarannya. Anehnya justru ditemukan bahwa riwayat-riwayat shahih menunjukkan kalau mereka yang mengepung Usman diantaranya ada para Sahabat Nabi dan riwayat lain menyatakan kalau mereka yang mengepung Usman dan mengancam ingin membunuh Beliau adalah Para Sahabat Usman sendiri. Baca lebih lanjut

Apakah Sahabat Nabi Terlibat Dalam Terbunuhnya Usman RA?

Apakah Sahabat Nabi Terlibat Dalam Terbunuhnya Usman RA?

Sejarah memang subjektif tetapi bukan berarti tidak objektif. Tentu saja untuk mengetahui kejadian masa lalu kita melakukan pendekatan yang memungkinkan atau pendekatan terbaik yang bisa kita lakukan. Jika kita membicarakan sejarah islam, satu-satunya pendekatan yang mungkin dalam mengenal masa lalu adalah dengan melihat catatan-catatan yang memuat kejadian tersebut. Catatan yang diwariskan bertahun-tahun oleh para ahli ilmu baik dari kalangan ahli hadis ataupun ahli sejarah. Baca lebih lanjut

Riwayat Muawiyah Mencela Imam Ali AS Adalah Shahih

Riwayat Muawiyah Mencela Imam Ali AS Adalah Shahih

fractal_jpg

Salah satu kabar yang masyhur dalam Sejarah Ahlul Bait adalah Adanya pihak-pihak yang mencaci maki Imam Ali AS. Tradisi ini dikatakan berasal dari bani Umayyah yang diawali oleh Muawiyah dan diikuti oleh para pengikutnya seperti Marwan, Mughirah dan Gubernur-gubernur yang diangkat Muawiyah. Tentu saja tradisi seperti ini adalah suatu kebatilan yang nyata dan tindakan seperti ini jelas mencoreng dan merendahkan siapapun yang melakukannya. Hal ini dikarenakan adanya hadis shahih yang menyatakan bahwa barang siapa yang mencaci maki Ali maka ia telah mencaci maki Rasulullah SAW. Baca lebih lanjut

Kedudukan Hadis “Rasulullah SAW Lebih Mencintai Ali Daripada Abu Bakar”

Kedudukan Hadis “Rasulullah SAW Lebih Mencintai Ali Daripada Abu Bakar”

النعمان بن بشير قال استأذن أبو بكر على رسول الله صلى الله عليه و سلم فسمع صوت عائشة عاليا وهى تقول والله لقد عرفت ان عليا أحب إليك من أبي ومنى مرتين أو ثلاثا فاستأذن أبو بكر فدخل فأهوى إليها فقال يا بنت فلانة الا أسمعك ترفعين صوتك على رسول الله صلى الله عليه و سلم

Nu’man bin Basyr berkata “Abu Bakar meminta izin untuk bertemu dengan Rasulullah SAW. Kemudian beliau mendengar suara tinggi Aisyah yang berkata kepada Rasulullah SAW “Demi Allah sungguh aku telah mengetahui bahwa Ali lebih Engkau cintai daripada aku dan ayahku” sebanyak dua atau tiga kali. Abu Bakar meminta izin masuk menemuinya dan berkata “Wahai anak perempuan Fulanah tidak seharusnya kau meninggikan suaramu terhadap Rasulullah SAW”. Baca lebih lanjut

Minggu Penuh Duka

Tidak banyak yang mau saya tulis. Baru-baru ini saya mengalami kesedihan yang sangattt. Kesedihan yang mungkin bagi sebagian orang terlalu berlebihan. Kesedihan yang membungkam. Kesedihan yang mencengkam 😦

Minggu ini Kita berduka,

  • Duka untuk Al Imam Al Husain Alaihis Salam beserta para Syuhada Ahlul Bait di Karbala. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat, karunia dan derajat yang berlimpah-limpah.
  • Duka untuk Mereka saudara-saudara kita di Gaza, mereka adalah syahid, mereka adalah husain-husain yang terzalimi dan semoga Allah SWT meninggikan derajat mereka.

Mungkin hal yang belum saya mengerti ini akan tetap tidak bisa dimengerti. Sungguh saat ini diri hanya bisa mengeluh “Ya Tuhan hamba-hambaMu”. Sambil Terdiam dan Hanya bisa menangis.

Mari Berduka dan Berdoa