Blog SP : Dunia Baru Peraturan Baru

Masa yang baru, tempat yang baru dan pemain yang baru nah jangan heran kalau ada peraturan baru. Kemajuan demi kemajuan itu sendiri tidaklah diharapkan, tradisi lama harus tetap dipertahankan walaupun perubahan yang beralasan mesti dilakukan [ini bahasa apa racun]. Pendatang lama dan pendatang baru blog SP akan tetap disambut baik asal dengan syarat-syarat tertentu. Ada apa gerangan? karena semakin lama dunia semakin tidak sempurna. SP yang sekarang tinggal satu-satunya “Last Samurai” yang mengurusi blog ini mengalami perkembangan [puber] kesibukan [basa-basi pekerjaan]. Jadi waktu yang dimiliki untuk mengatur blog ini cukup terbatas atau tidak sebanyak dahulu. Baca lebih lanjut

Iklan

Jakarta : Setelah Pulang

Akhirnya tiba kembali ke negeri tercinta Palembang nan jaya. Wah banyak sekali yang mau diceritakan tetapi biarlah cerita ini mengalir apa adanya tanpa intervensi pihak-pihak yang bertanggung jawab. Perlu diingatkan cerita ini benar adanya tetapi saya si penulis tidak bertanggung jawab atas imajinasi liar yang ada di kepala anda, pikiran anda sepenuhnya milik anda jadi jagalah milik anda dengan sepenuh hati :mrgreen: Baca lebih lanjut

Jakarta : Untuk Kedua Kalinya

Halah, gak penting amat sih. Memang, tapi ini kan blog saya. Apa mau saya ya saya tulis, kalau gak suka ya itu urusan anda. Ini demokrasi bung, kebebasan berbicara siapapun berhak mengemukakan pendapatnya selagi tidak merugikan kepentingan orang lain, makanya siapapun berhak dong untuk menonton “putri yang ditukar”, lho kok nyambung kesana ya :mrgreen: Baca lebih lanjut

Tradisi Lebaran : Evaluasi

Saya suka gambarnya, jadi tolong maafkan soal tahun 1430 H

Anggap saja tahun 1431 H

Ramadhan berlalu meninggalkan Lebaran yang masih bersisa. Males menulis yang berat-berat jadi ngobrol yang nyantai aja sambil menikmati suasana lebaran. Sedih campur senang, ribet campur nyantai, sibuk campur males-malesan, berat hati campur senang hati begitulah lebaran dari sudut pandang saya. He he he harap jangan salah paham, bacalah dulu baik-baik insya Allah saudara pembaca akan memaklumi apa yang saya rasakan 🙂 Baca lebih lanjut

Paradoks Pesantren Kilat

Paradoks Pesantren Kilat

Pesantren kilat termasuk fenomena yang mewabah setahun sekali dan biasanya muncul di setiap bulan Ramadhan. Acara ini ditujukan kepada para pelajar atau mahasiswa yang bidang pembelajarannya nonagamis. Layaknya pesantren maka yang disuguhkan adalah berbagai hal yang bersifat agamis, ilmu-ilmu agama yang disampaikan dalam format ceramah-ceramah para da’i [yang biasanya agak membosankan]. Biasanya untuk mengatasi kebosanan panitia acara menyajikan beberapa hiburan dalam bentuk permainan atau tontonan yang menarik [katanya sih, bagi orang-orang tertentu huburannya juga membosankan] 😛

Secara umum acara seperti ini tidak ada masalah bahkan bisa dibilang baik tetapi secara kritis ternyata bermasalah juga [bagi orang stress semuanya bisa jadi bermasalah]. Tetapi sebelum memasuki wilayah kritik mengkritik ada baiknya saya kasih pengumuman dulu, saya tidak antipesantrenkilat. Waktu jadul saya termasuk orang yang sering mengikuti pesantren kilat [walaupun agak terpaksa]. Jadi tolong anggaplah tulisan ini sebagai bahan masukan untuk meningkatkan kinerja para panitia pesantren kilat. Baca lebih lanjut

Velkooky Velkousty : Mata Besar dan Mulut Besar [karya Jakub Farobek]

Alkisah ada monster yang ingin membuat kesepakatan dengan dua anak manusia yaitu anak bermata besar dan anak bermulut besar. Datanglah monster itu menghampiri masing-masing mereka. Si Mata besar yang sepertinya selalu nampak curiga dengan siapapun dan Si Mulut besar yang nampaknya bisa melahap apapun Baca lebih lanjut

Anomali Filosofi Buskota

Anomali Filosofi Buskota

Udah lama banget ya masbro, harap maklum. Ehem bosan menyapa kalian lewat facebook sekalian sedikit curhat. Jadi inget orang aneh dengan filosofi buskota yang aneh pula. Tadi sore jalan-jalan nih sendirian jas luking luking, gak ada buku yang bagus, gak ada film yang bagus, walhasil cuma mondar-mandir kayak orang stress. Nah pulangnya diputuskan naik bus aja, sekalian mengenang masa lalu, halah halah 😉 Baca lebih lanjut