Inilah Qunut Dalam Mazhab Syi’ah : Hadiah Untuk Orang Jahil

Inilah Qunut Dalam Mazhab Syi’ah : Hadiah Untuk Orang Jahil

Siapakah orang jahil yang dimaksud?. Yaitu orang yang membantah kami dalam masalah qunut shubuh tetapi membuat tulisan dengan judul “Syubhat Qunut Shubuh Syi’ah”. Nampak sekali kalau akal orang ini sudah begitu rusaknya sehingga apa yang kami yakini dalam masalah qunut shubuh yaitu sebelum ruku’ [dimana hal ini merupakan pendapat dalam mazhab Malikiy] ia anggap merupakan keyakinan Syi’ah.

http://muttaqi89.blogspot.com/2015/02/syubhat-qunut-shubuh-syiah.html

Padahal dalam mazhab Syi’ah, qunut dilakukan dalam semua shalat wajib tidak hanya shubuh dan memang qunut tersebut dilakukan sebelum ruku’. Hal ini jelas berbeda dengan apa yang kami yakini bahwa qunut tanpa nazilah itu hanya ada pada shalat shubuh dan dilakukan sebelum ruku’. Keyakinan kami dalam hal ini masih berada dalam  mazhab ahlus sunnah yaitu mazhab Malikiy.

.

.

Berikut riwayat shahih [yaitu berdasarkan kaidah ilmu dalam mazhab Syi’ah] yang dijadikan hujjah di sisi mazhab Syi’ah dalam masalah qunut.

أحمد عن الحسين عن ابن أبي نجران عن صفوان الجمال قال صليت خلف أبي عبدالله (عليه السلام) أياما فكان يقنت في كل صلاة يجهر فيها ولا يجهر فيها

Ahmaad dari Al Husain dari Ibnu Abi Najraan dari Shafwaan Al Jammaal yang berkata aku shalat di belakang Abu ‘Abdullah [‘alaihis salaam] selama beberapa hari maka Beliau melakukan qunut dalam setiap shalat yang dijaharkan bacaannya dan shalat yang tidak dijaharkan bacaannya [Al Kafiy Al Kulainiy 3/191 no 2]

Riwayat di atas para perawinya tsiqat. Ahmad yang dimaksud adalah Ahmad bin Muhammad bin Iisa dan Al Kulainiy meriwayatkan darinya melalui perantara Muhammad bin Yahya. Hal ini dapat dilihat pada sanad hadis sebelumnya [Al Kafiy Al Kulainiy 3/191 no 1]. Maka sanad lengkapnya Al Kulainiy di atas adalah dari Muhammad bin Yahya dari Ahmad bin Iisa dari Ibnu Abi Najraan dari Shafwaan Al Jammaal. Al Majlisiy berkata tentang hadis ini “shahih” [Miraat Al ‘Uquul 15/166]. Perkataan Al Majlisiy ini benar, berikut keterangan para perawinya

  1. Muhammad bin Yahya Al Aththaar seorang yang tsiqat [Rijal An Najasyiy hal 353 no 946]
  2. Ahmad bin Muhammad bin Iisa Al Qummiy adalah seorang yang tsiqat [Rijal Ath Thuusiy hal 351]
  3. Husain bin Sa’id bin Hammaad seorang yang tsiqat [Rijal Ath Thuusiy hal 355]
  4. ‘Abdurrahman bin Abi Najraan seorang yang tsiqat tsiqat dijadikan pegangan apa yang diriwayatkannya [Rijal An Najasyiy hal 235 no 622]
  5. Shafwaan bin Mihraan Al Jammaal meriwayatkan dari Abu ‘Abdullah, ia seorang yang tsiqat [Rijal An Najasyiy hal 198 no 525]

علي بن أبراهيم عن أبيه عن ابن أبي عمير عن زرارة عن أبي جعفر (عليه السلام) قال القنوت في كل صلاة في الركعة الثانية قبل الركوع

Aliy bin Ibrahiim dari Ayahnya dari Ibnu Abi ‘Umair dari Zurarah dari Abi Ja’far [‘alaihis salaam] yang berkata Qunut itu dalam semua shalat yaitu pada rakaat kedua sebelum ruku’ [Al Kafiy Al Kulainiy 3/192 no 7]

Riwayat di atas sanadnya shahih, para perawinya tsiqat. Al Majlisiy berkata tentang riwayat ini “hasan” [Miraat Al ‘Uquul 15/167]. Penilaian Al Majlisiy sebagai hasan mungkin disebabkan karena Ibrahiim bin Haasyim adalah perawi mamduh yang tidak ternukil tautsiq dari kalangan mutaqaddimin seperti An Najasyiy dan Ath Thuusiy. Tetapi Ibrahiim bin Haasyim telah mendapat tautsiq dari Ibnu Thawus dan hal ini cukup sebagai hujjah. Berikut keterangan mengenai para perawinya

  1. Aliy bin Ibrahim bin Haasyim, tsiqat dalam hadis, tsabit, mu’tamad, shahih mazhabnya [Rijal An Najasyiy hal 260 no 680]
  2. Ibrahim bin Haasyim Al Qummiy seorang yang tsiqat jaliil. Ibnu Thawus pernah menyatakan hadis yang dalam sanadnya ada Ibrahim bin Haasyim bahwa para perawinya disepakati tsiqat [Al Mustadrakat Ilm Rijal Al Hadis, Asy Syahruudiy 1/222]
  3. Muhammad bin Abi Umair, ia termasuk orang yang paling terpercaya baik di kalangan khusus [Syi’ah] maupun kalangan umum [Al Fahrasat Ath Thuusiy hal 218]
  4. Zurarah bin A’yan seorang yang tsiqat, meriwayatkan dari Abu Ja’far dan Abu Abdullah [‘alaihimas salaam] [Rijal Ath Thuusiy hal 337]

.

.

Ulama Syi’ah Muhaqqiq Al Hilliy telah berkata tentang qunut dalam kitabnya Al Mu’tabar

اتفق الأصحاب على استحباب القنوت في كل صلاة فرضا  كانت أو نفلا مرة وهو مذهب علمائنا كافة

Para ulama telah bersepakat atas disunahkannya qunuut dalam setiap shalat baik itu shalat wajib ataupun shalat sunnah [nafilah] dan hal itu adalah mazhab seluruh ulama kita [Al Mu’tabar Muhaqqiq Al Hilliy 2/238]

.

.

Demikian tulisan singkat tentang qunut dalam mazhab Syi’ah, semoga tulisan ini memperjelas bagi siapapun [terutama orang-orang jahil] bahwa apa yang kami yakini dan amalkan tentang qunut shubuh tidak ada hubungannya dengan mazhab Syi’ah. Syi’ah memiliki pandangan sendiri dan kami juga memiliki pandangan sendiri. Keyakinan kami berlandaskan kitab-kitab hadis ahlus sunnah sedangkan keyakinan Syi’ah berlandaskan kitab-kitab hadis mazhab Syi’ah.

Iklan

3 Tanggapan

  1. Insyaallah, ulasan Qunut ini menambah informasi baru saya, semoga berguna, wallahu a’alam.

  2. Ada baiknya bung @SP berkenan membantah balik terhadap sanggahan orang tersebut yg menuduh anda menebar syubhat . . . salam damai.

  3. Jelas sekali perbedaan antara orang yang paham dan yang tidak paham.

    Dia dalam tulisannya menuduh Anda menuhankan akal, namun setelah baca sedikit lagi kebawah, dia merendahkan akal Anda seolah akal dia lebih baik.

    Aneh memang pola pikir penulis seperti itu, yang menggunakan akal dianggap menuhankan akal, namun hanya dia yang boleh menafsirkan berdasarkan akalnya sendiri yang mengatasnamakan nash yang dia sendiri belum tentu akalnya paham atas nash tersebut.

    Bung SP bisa menanggapi tulisan lain yang lebih berkualitas, selain dapat menambah wawasan dan kualitas berpikir, Anda juga mendapatkan ilmu yang baru.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: