Hadis Keadaan Imam Ali Sepeninggal Nabi SAW dan Kelalaian Syaikh Al Albani

Hadis Keadaan Imam Ali Sepeninggal Nabi SAW

Rasulullah SAW melalui lisan sucinya telah mengabarkan kepada Imam Ali, bagaimana kondisi Imam Ali sepeninggal Beliau SAW. Beliau SAW mengatakan bahwa Imam Ali akan mengalami kesukaran atau kesulitan sepeninggal Beliau SAW. Hal ini diriwayatkan dalam kabar shahih yang tercatat dalam kitab Al Mustadrak Al Hakim 3/151 no 4677

أخبرنا أحمد بن سهل الفقيه البخاري ثنا سهل بن المتوكل ثنا أحمد بن يونس ثنا محمد بن فضيل عن أبي حيان التيمي عن سعيد بن جبير عن ابن عباس رضي الله عنهما قال : قال النبي صلى الله عليه و سلم لعلي أما أنك ستلقى بعدي جهدا قال في سلامة من ديني ؟ قال : في سلامة من دينك

Telah mengabarkan kepada kami Ahmad bin Sahl seorang faqih dari Bukhara yang berkata telah menceritakan kepada kami Sahl bin Mutawwakil yang berkata telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Yunus yang berkata telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Fudhail dari Abi Hayyan At Taimi dari Sa’id bin Jubair dari Ibnu Abbas RA yang berkata Nabi SAW berkata kepada Ali “Sesungguhnya kamu akan mengalami kesukaran (bersusah payah) sepeninggalKu”. Ali bertanya “apakah dalam keselamatan agamaku?”. Nabi SAW menjawab “dalam keselamatan agamamu”.

.

.

Kedudukan Hadis

Hadis Shahih. Hadis ini telah diriwayatkan oleh para perawi tsiqat dan perawi Bukhari dan Muslim sehingga bisa dikatakan sanadnya shahih sesuai persyaratan Bukhari dan Muslim. Al Hakim setelah meriwayatkan hadis ini berkata

هذا حديث صحيح على شرط الشيخين ولم يخرجاه

Hadis ini shahih sesuai syarat Bukhari dan Muslim tetapi mereka tidak meriwayatkannya.

Adz Dzahabi dalam Talkhis Al Mustadrak 4/238 hadis no 4677 juga mengakui kalau hadis ini shahih sesuai dengan persyaratan Bukhari Muslim. Berikut keterangan mengenai para perawinya

  • Ahmad bin Sahl Abu Nashr yaitu seorang faqih dari Bukhara, Al Hakim menyebutnya sebagai Imam dan ia telah dinyatakan tsiqat oleh Al Khalili dalam Al Irsyad 3/190
  • Sahl bin Mutawwakil Al Bukhari adalah seorang yang tsiqah. Ibnu Hibban memasukkannya dalam Ats Tsiqat juz 8 no 13521 dan Abu Ya’la Al Khalili dalam Al Irsyad 3/182 juga menyatakan ia tsiqat.
  • Ahmad bin Yunus dia seorang Imam Hujjah dan Al Hafiz yang tsiqah sebagaimana disebutkan Adz Dzahabi dalam Siyar ‘Alam An Nubala 10/457 no 151. Ibnu Hajar menyebutkan biografinya dalam At Tahdzib juz 1 no 87, ia perawi Bukhari Muslim dan Ashabus Sunan dan telah dinyatakan tsiqat oleh Abu Hatim, Nasa’i, Al Ajli, Ibnu Sa’ad, Ibnu Hibban dan Ibnu Qani’. Dalam At Taqrib 1/39 ia disebut seorang hafiz yang tsiqat.
  • Muhammad bin Fudhail bin Ghazwan adalah seorang syiah yang dikenal tsiqat. Ibnu Hajar dalam At Tahdzib juz 9 no 660 menyebutkan bahwa ia seorang perawi Bukhari Muslim dan Ashabus Sunan yang dinyatakan tsiqat oleh Ali bin Madini, Yaqub bin Sufyan, Ibnu Ma’in, Ibnu Sa’ad, Al Ajli, Ibnu Hibban dan Ibnu Syahin. Dalam At Taqrib 2/125 Ibnu Hajar menyebutnya shaduq dan tasyayyu’. Sebenarnya ia seorang yang tsiqah seperti yang dinyatakan Adz Dzahabi dalam Al Kasyf no 5115 oleh karena itu pernyataan Ibnu Hajar dikoreksi dalam Tahrir At Taqrib no 6227 bahwa Muhammad bin Fudhail tsiqat.
  • Yahya bin Said bin Hayyan atau yang dikenal Abu Hayyan At Taimi. Ibnu Hajar menyebutkan dalam At Tahdzib juz 11 no 357 bahwa ia seorang perawi Bukhari Muslim dan Ashabus Sunan dan telah dinyatakan tsiqat oleh Ibnu Ma’in, An Nasa’i, Al Fallas, Yaqub bin Sufyan, Al Ajli dan Ibnu Hibban. Ibnu Hajar dalam At Taqrib 2/303 menyatakan ia tsiqat.
  • Sa’id bin Jubair adalah seorang tabiin yang dikenal tsiqat dan dijadikan hujjah oleh Bukhari dan Muslim sebagaimana yang disebutkan Ibnu Hajar dalam At Tahdzib juz 4 no 14. Ibnu Hajar dalam At Taqrib 1/349 menyatakan ia tsiqat tsabit.

Jadi hadis ini tidak diragukan lagi keshahihannya dan shahih sesuai persyaratan Bukhari Muslim. Dan seperti biasa salafiyun suka mencari-cari dalih untuk mencacatkan hadis yang memberatkan mereka.

.

.

Kelalaian Syaikh Al Albani

Syaikh Al Albani memasukkan hadis ini dalam kitabnya Silsilah Ahadits Adh Dhaifah 10/556 no 4906. Tentu saja hal ini merupakan keanehan luar biasa yang muncul dari Syaikh. Syaikh menyatakan bahwa hadis ini dhaif karena Sahl bin Mutawwakil perawi yang majhul dan tidak ada keterangannya dalam kitab biografi perawi hadis. Kami katakan bahwa Syaikh Al Albani benar-benar keliru, seandainya ia membuka kitab Ats Tsiqat Ibnu Hibban dan kitab Al Irsyad Abu Ya’la Al Khalili maka ia akan menemukan kalau Sahl bin Mutawwakil itu seorang yang tsiqah. Sungguh kami dibuat terheran-heran, bagaimana mungkin kami yang bodoh ini bisa menemukan keterangan tentang Sahl bin Mutawwakil tetapi Syaikh pujaan hujjah salafy itu mengaku tidak menemukannya. Sungguh kelalaian menimbulkan kemungkaran.

.

.

Penjelasan Singkat

Hadis tersebut menjelaskan bahwa setelah Rasulullah SAW wafat, Imam Ali akan mengalami kesukaran atau kepayahan dan memang terbukti dalam sejarah bahwa setelah Rasulullah SAW wafat dimulai kezaliman pertama kepada Ahlul Bait yaitu ancaman pembakaran rumah Imam Ali. Sungguh sukar dimengerti bagaimana mereka yang mengaku mencintai Rasulullah SAW bisa menunjukkan tingkah yang keji seperti itu kepada Ahlul Bait Rasulullah SAW. Kesedihan Ahlul Bait karena ditinggal pergi Rasul SAW kini ditambah dengan perlakuan yang sangat tidak baik kepada mereka.

Kami tidak menafikan bahwa diantara yang berbuat tidak baik itu ada sahabat yang berjasa dalam perjuangan islam. Tetapi jasa tersebut tidaklah membuat sahabat menjadi kebal hukum. Sahabat tetaplah orang yang perbuatannya harus ditimbang dengan kacamata syariat. Sebagaimana telah disepakati bahwa para sahabat tidaklah maksum, mereka bisa saja berbuat kesalahan bahkan kesalahan yang fatal. Oleh karena itu tidak ada alasan sedikitpun untuk membela perbuatan sahabat yang tidak baik kepada Ahlul Bait Rasul SAW. Ahlul Bait sudah seharusnya dijadikan pegangan oleh sahabat agar tidak tersesat, siapapun yang berbuat buruk dan menyusahkan Ahlul Bait atau menentang Ahlul Bait maka dia sudah menyimpang dari jalan yang lurus.

Iklan

85 Tanggapan

  1. Ihdhinashshirathal Mustaqiem

  2. Bukanlah disebut mencinta jika dirimu menista
    Tanyakan cinta mu pada para pecinta kelak kamu tahu arti nencinta dan menista.
    Nistakanlah ya Allah org org yg mencari cela dan menutup keutamaan org yg mencitamu dan engkau cintai
    Allahumma sholli ‘ala muhammad wa ali muhammad

  3. bagus pendedahan ini. moga Allah berkati Ali dan seluruh keturunannya.

  4. Ki buyut Bin Baz dan Romo Al Albani memang bak artis top layaknya Jackson bagi para pemujanya yaitu kawanan Salafiers wa Wahabiers yg asal comot apa saja yg keluar dari mulutnya dan selalu membelanya ga peduli apakah kebenaran ataukah pengelabuan umat……

  5. Karena hadits ini shahih. Maka akan menimbulkan beberapa pertanyaan:
    1. Mengapa Rasul harus memberi tahukan/peringatakan pada Imam Ali as.?
    2. Apakah Imam Ali mempunyai tugas sesudah Rasul?
    3. Sebesar apa tanggung jkawab Imam Ali sepeninggal Rasul.
    4. Siapa pemberi tugas?. Dan tanggung jawab apa yang harus dipikul Imam Ali.
    Prtanyaan2 ini tidak akan terjawab apabila hadits tsb diatas tidak shahih. Wasalam

  6. artikel bagus!

  7. Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu meninggikan suaramu lebih dari suara Nabi, dam janganlah kamu berkata padanya dengan suara keras sebagaimana kerasnya (suara) sebahagian kamu terhadap sebahagian yang lain, supaya tidak hapus (pahala) amalanmu sedangkan kamu tidak menyadari.
    QS. al-Hujurat (49) : 2

    Andai meninggi suara di hadapan Nabi saaw aja, bisa menghapuskan pahala amal para sahabat, lalu, bagaimana sahabat yg mengganggu Nabi saaw lewat Ahlul Bayt Baginda saaw yg disucikan Allah…apa masih kebal?

    Makanya…pilih sahabat yg ikhlas dalam berjuang bersama Nabi saaw utk dijadikan panutan dan idola, bukan memukul rata semuanya tanpa ampun..

  8. Kami tidak menafikan bahwa diantara yang berbuat tidak baik itu ada sahabat yang berjasa dalam perjuangan islam. Tetapi jasa tersebut tidaklah membuat sahabat menjadi kebal hukum. Sahabat tetaplah orang yang perbuatannya harus ditimbang dengan kacamata syariat. Sebagaimana telah disepakati bahwa para sahabat tidaklah maksum, mereka bisa saja berbuat kesalahan bahkan kesalahan yang fatal. Oleh karena itu tidak ada alasan sedikitpun untuk membela perbuatan sahabat yang tidak baik kepada Ahlul Bait Rasul SAW

    bagaiman statusnya abu tholib yang tidak memeluk agama islam

  9. @iwanmak

    Syiah meyakini keislaman dan keimanan Abu Talib. Kisah tidak Islamnya Abu Talib hanyalah bikinan musuh2 Ahlul Bayt as dan hanya ditemukan dlm sumber Sunni dan bukannya Syiah

    Bisa anda buktikan Abu Talib tidak Islam?

  10. Bisa anda sebutkan secara lengkap pernyataan Ibnu Hibban dan Abu Ya’la Al Khalili ttg Sahl bin MUtawakkil?? Saya sudah mencarinya di Ats-Tsiqat dan tidak ketemu. Tolong teksnya halaman dan juz biar saya bisa merujuknya.

  11. Oh ya saya sudah menemukannya, tadi saya kurang teliti mencari.
    Tapi saya rasa hal di atas bukanlah kelalaian AL-Albani secara sengaja, melainkan memang sampai disitulah pengetahuan Al-Albani sebagai manusia biasa.
    Kalau kita baca penjelasan Al-Albani secara utuh terhadap hadits nomor 4096 itu jelas kok Al-Albani berkata:
    فإن كان ثقة ، أو توبع من ثقة ؛ فالحديث صحيح
    Artinya, bila memang Sahl itu tsiqah atau ada yg menguatkannya maka AL-Albani akan menyatakan hadits itu shahih, jadi tidak ada kelalaian disengaja dalam hal ini, melainkan batas pengetahuan dan itu wajar terjadi pada siapapun.
    Jangankan Al-Albani, bahkan yg jauh lebih pintar dari Al-Albani saja bisa mengalami hal serupa. Lihat saja bagaimana Al-Hakim bisa dinyatakan tasahul dalam kitab Al-Mustadrak, dan juga Ibnu Al-Jauzi dinyatakan tasahul dalam kitab Al-Maudhu’at, dan jelas mereka itu lebih pintar hadits ketimbang Al-Albani.

  12. @pria idaman
    maaf silakan dibaca dengan benar tulisan saya. saya sudah menyebutkan juz nya

    Sahl bin Mutawwakil Al Bukhari adalah seorang yang tsiqah. Ibnu Hibban memasukkannya dalam Ats Tsiqat juz 8 no 13521 dan Abu Ya’la Al Khalili dalam Al Irsyad 3/182 juga menyatakan ia tsiqat.

    Silakan dicek dengan benar 🙂

  13. @pria idaman
    Saya tidak pernah berpikir kalau suatu kelalaian itu bersifat disengaja. Kalau sengaja maka bukan lalai namanya tetapi berdusta. Anda benar, semua orang bisa saja salah termasuk saya sendiri dan tentu ulama-ulama yang anda sebutkan. Satu hal yang seharusnya diperhatikan, jika memang ada seorang perawi yang belum diketahui keberadaannya maka lebih baik hadis tersebut ditangguhkan terlebih dahulu bukannya langsung dimasukkan dalam kitab tentang hadis-hadis dhaif. Tapi itu pendapat saya pribadi, salam 🙂

  14. Salam,

    Ngelesmologi,..itu bagian dari ulumul hadits,..lho….Mas SP

  15. @A_Lee
    wah bisa tolong ajarkan pada saya :mrgreen:

  16. Oh ya masalah ancaman pembakaran terhadap Imam Ali itu bisa tolong dijelaskan Mas? adanya di kitab apa dan riwayat siapa?

  17. @hadi
    Syiah meyakini keislaman dan keimanan Abu Talib. Kisah tidak Islamnya Abu Talib hanyalah bikinan musuh2 Ahlul Bayt as dan hanya ditemukan dlm sumber Sunni dan bukannya Syiah

    jawab:
    mana yg benar, sumber sunni atau syi’ah?

  18. @pria idaman

    ooh….baru tahu saya kalo ternyata Albani itu kalah pintar sama Al hakim dan al jauzi, tapi kenapa saya tahunya Al bani lah yg mengelompokkan lagi hadits shohih dr periwayat2 diatas yah….
    bahkan mengatakan yg ini dhoif yg ono nggak dari org2 yg mas anggap pintar itu tuh…
    bisa di share mas ilmunya….

  19. @ mas SP, tolong dibahas mengenai hadist dari abu hurairah ttg kekafiran abu thalib, baik secara sanad maupun matan…. maaf merepotkan… 🙂

  20. KAB

    Pastinya sumber Syiah dan Sunni yg tidak berbenturan.
    Bisa paparkan hadis ttg tidak Islamnya Abu Talib dari sumber sahih anda?

  21. @ hadi

    pasti yang akan muncul hadist dari si bapak kucing mas…. nggak akan ada yg lain 😀

  22. @hadi
    Pertanyaan KAB adalah pertanyaan bodoh. Apakah ia tidak membaca Alqur’an.
    Karena kita meyakini Abi Thalib Mukmin berdasarkan Firman2 Allah. Dan bukan bersumber dari Syiah atau Suni. Kalau Syiah meyakini Abi Thalib ra mukmin maka itu bersumber dari Firman Allah.
    Kalau Suni (saya katakan KALUAU karena ini bersumber dari KAB) mengangap KAFIR maka sumbernya dari NASHIBI.
    Menurut saya selama saya mengenal Ulama Suni tidak ada yang mengkafirkan Abi Thalib ra. Hanya pembenci Ahlulbait Nabi yang mengatakan Abi Thalib ra KAFIR. Wasalam

  23. @wong

    Mmg itu satu2nya sumber mereka, hadis palsu yg cuba di ‘sahihkan’…

    @aburahat

    Kami setuju dgn anda. Para penjilat Bani Umayyah, rupa2nya masih lagi bertebaran dimuka bumi ini…bekerja tanpa upah, yg mereka harap adalah keredaan Imam2 yg menyeru mereka ke neraka itu…

  24. @ Abu Rahat:
    Bisa sebutkan firman Allah yg menyatakan Islamnya Abu Thalib??

  25. Mas SP kenapa pertanyaan saya belum dijawab, mana riwayat yg menyatakan ancaman pembakaran terhadap Imam Ali dan siapa yg mengancam itu, apa riwayatnya shahih?

  26. @pria idaman
    waduh, maaf anda ini malas sekali ya, padahal tinggal….ya udahlah Al Mushannaf Ibnu Abi Syaibah 7/432 no 37045, bagi saya sih sanadnya shahih 🙂

  27. Wah bukannya riwayat itu mudhtharib, dari segi matan, dan ma’lul karena merupakan riwayat penduduk Kufah dari Ubaidullah bin Umar sebagaimana kata Ibnu Rajab?
    Juga matannya, ada riwayat yg mengatakan dgn pembakaran dan ada pula yg tidak bagaimana mendudukannya?

  28. @pria idaman

    Wah bukannya riwayat itu mudhtharib, dari segi matan, dan ma’lul karena merupakan riwayat penduduk Kufah dari Ubaidullah bin Umar sebagaimana kata Ibnu Rajab?
    Juga matannya, ada riwayat yg mengatakan dgn pembakaran dan ada pula yg tidak bagaimana mendudukannya?

    udah tahu kali dalihnya para salafiyun, btw tuduhan bahwa hadis tersebut mudhtharib adalah tidak benar. Justru kenyataan sebenarnya adalah para perawinya meringkas hadis tersebut alias tidak mau menyebutkan kata-kata pembakaran or ancaman demi melindungi seseorang. Lagian kalau peringkasan dijadikan alasan mudhtharib maka alangkah banyaknya hadis shahih yang dikatakan mudhtharib, contoh sederhana ya hadis ru’yah yang kontroversial itu, ada yang menyebut di dalam mimpi, ada yang tidak, ada yang menulis perdebatan malaikat dan ada yang tidak, heh apa itu mudhtharib matannya :mrgreen:

  29. 1. Sunni yang ekstrim: Nashibi (benci kpd ahlul bayt, ataupun memangkas kemuliaan ahlul bayt, memposisikan ahlul bayt tidak pada posisi yang sudah ditetapkan oleh Allah dan Rasul-Nya).

    2. Syi’ah yang ekstrim: Rafidhah (benci, melaknat kepada beberapa sahabat yang pernah menyalahi ahlul bayt).

    3. Sunni yang baik: yang mencintai ahlul bayt dan memuliakannya sesuai dengan posisi mereka (sesuai tafsir mereka).

    4. Syi’ah yang baik: yang tidak menggabungkan kecintaan kepada ahlul bayt dengan kebencian kepada musuh2nya.

    Yang sunni masuklah kepada golongan sunni yang baik. Jangan terjebak kepada permusuhan masa lalu sehingga memilih membenci (memangkas kemuliaan) ahlul bayt (keluarga Rasul anda) hanya agar tidak menjadi syi’ah. Ada koq sunni yang mencintai ahlul bayt tidak kalah dengan mereka yang syi’ah tanpa harus menjadi syi’ah.
    Yang syi’ah jadilah syi’ah yang baik (yang dikriteriakan oleh Imam Ali) dengan meneladani mereka baik manis maupun pahit.
    Allah ridha kepada Syi’ah dan Allah ridha kepada Sunni. Allah tidak ridha kepada mereka yang hatinya masih terisi dengki dan benci. Hilangkan benci dan dengki no matter mazhab anda.

    Salam damai.

  30. @truthseeker08

    “inni silmun liman salamakum wa harbun liman harabakum ila yaumil Qiyamah….”

    cinta dan benci bukannya adalah pasangan? mencintai sesuatu meniscayakan kebencian kepada kebalikannya itu…..

    kecintaan kepada ketaatan meniscayakan kebencian kepada pelanggaran,,,,,

  31. kalo buat sy sih tdk ada yg namanya suni ekstrim & tdk, syiah Rafidhii & bukan,…suni yah suni …syiah yah ..syiah..bereka berdiri dari akar pemahaman yg berbeda.
    mencintai dan taat akan Rosullullah dan itrah – ahlbytnya adalah kebenaran mutlak (sebagai rujukan aqidah & hukum Islam) .para sahabat (siapapun mereka) itu hanyalah sekelompok pengikut nabi Saww, bukanlah sbg rujukan agama. Imam syafi’i toh dia bangga di sebut rafidhi..

  32. Krisis kepemimpinan adalah salah satu kondisi nyata yang saat ini sedang melanda Sunni secara global….mengapa?
    karena mereka (ingkar) berbeda dlm memahami hadist 2 pusaka (tsaqolayn)… serta hadist2 lainnya yg memuat pendelegasian kepemimpinan (imamah) Umat Islam oleh Allah SWT melalui Nabi Saww.

  33. @KAB dan wonk kito galo

    hadist yang menyatakan Abu thalib kafir diantaranya berasal dari sanad Abu hurairah, ini mengada-ngada karena abu thalib meninggal 3 tahun sebelum rasul hijrah ke madinah dan Abu hurairoh bertemu rasul pada ahun 7 H

    untuk Akhi SP silahkan di takhrij

  34. @ Abu Daffa dan Wong kito: Bagaimana dgn hadits ini:
    حَدَّثَنَا وَكِيعٌ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ عُمَيْرٍ، عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ الْحَارِثِ، عَنِ الْعَبَّاسِ بْنِ عَبْدِ الْمُطَّلِبِ، أَنَّهُ قَالَ: يَا رَسُولَ اللهِ، عَمُّكَ أَبُو طَالِبٍ كَانَ يَحُوطُكَ وَيَنْفَعُكَ، قَالَ: ” إِنَّهُ فِي ضَحْضَاحٍ مِنَ النَّارِ، وَلَوْلا أَنَا كَانَ فِي الدَّرْكِ الْأَسْفَلِ ”
    (Musnad Imam Ahmad, no. 1763 dishahihkan oleh Syu’aib Al-Arnauth)
    Itu riwayat Abbas bin Abdul Muththalib, bukan Abu Hurairah.
    Lalu anaknya Ibnu Abbas juga meriwayatkan:
    حَدَّثَنَا عَفَّانُ، حَدَّثَنَا حَمَّادٌ، قَالَ: أَخْبَرَنَا ثَابِتٌ، عَنْ أَبِي عُثْمَانَ النَّهْدِيِّ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: ” إِنَّ أَهْوَنَ أَهْلِ النَّارِ عَذَابًا أَبُو طَالِبٍ، وَهُوَ مُنْتَعِلٌ نَعْلَيْنِ مِنْ نَارٍ، يَغْلِي مِنْهُمَا دِمَاغُهُ ”
    (Musnad Imam Ahmad, no. 2636).
    LAlu ALBukhari juga meriwayatkan dalam Shahihnya dari Abu Sa’id Al-Khudri:
    حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ ، حَدَّثَنَا اللَّيْثُ ، حَدَّثَنَا ابْنُ الْهَادِ ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ خَبَّابٍ ، عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ , أَنَّهُ سَمِعَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَذُكِرَ عِنْدَهُ عَمُّهُ ، فَقَالَ : ” لَعَلَّهُ تَنْفَعُهُ شَفَاعَتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ , فَيُجْعَلُ فِي ضَحْضَاحٍ مِنَ النَّارِ يَبْلُغُ كَعْبَيْهِ يَغْلِي مِنْهُ دِمَاغُهُ ” . حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ حَمْزَةَ ، حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي حَازِمٍ , وَالدَّرَاوَرْدِيُّ ، عَنْ يَزِيدَ بِهَذَا ، وَقَالَ : ” تَغْلِي مِنْهُ أُمُّ دِمَاغِهِ ” .
    kitab Al-Manaqib, bab: Fii Qishshati Abi Thalib.
    Tolong hadits-hadits itu dilemahkan, cari aja alasannya, karena sangat mengganggu kenyamanan Abu Daffa dan Wong kito…:))

  35. @abu rahat

    Bisa sebutkan firman Allah yg menyatakan Islamnya Abu Thalib??

    ❓ ❓

  36. dari Abu hurairah,
    – Rasulullah ditolak permintaannya oleh Allah Swt agar ibundanya
    masuk syurga.
    – Abu Hurairrah dikabulkan permintaannya oleh Rasulullah agar
    ibunya masuk surga.
    Agama macam apa ini? ngga sudilah aku menerimanya

  37. @hadi

    Saya akan menyebutkan satu saja yang diriwayatkan Oleh Imam Bukhari dalam kitab Shahihnya(no: 4772) dan diriwayatkan pula oleh Imam Muslim (no: 24) :

    عن سعيد بن المسيب عن أبيه قال: لما حضرت أبا طالب الوفاة جاءه رسول الله صلى الله عليه وسلم, فوجد عنده أبا جهل وعبد الله بن أبي أمية بن المغيرة,فقال: أي عم قل لا إله إلا الله كلمة أحاج لك بها عند الله, فقال أبو جهل وعبد الله بن أبي أمية: أترغب عن ملة عبد المطلب، فلم يزل رسول الله صلى الله عليه وسلم يعرضها عليه, ويعيدانه بتلك المقالة حتى قال أبو طالب آخر ما كلمهم: على ملة عبد المطلب، وأبى أن يقول لا إله إلا الله، قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: والله لأستغفرن لك ما لم أنه عنك، فأنزل الله (ما كان للنبي والذين آمنوا أن يستغفروا للمشركين), وأنزل الله في أبي طالب فقال لرسول الله صلى الله عليه وسلم (إنك لا تهدي من أحببت ولكن الله يهدي من يشاء)

    Dari Sa’id Bin Musayyib dari bapaknya (Musayyib bin Hazn) berkata: “Ketika menjelang kematian Abu Thalib, Maka Rasulullah Shollallahu ‘alaihi wassalam mengunjunginya dan mendapati Abu Jahl dan Abdullah bin Abi Umayyah berada di sisi Abu Thalib. Kemudian Rasulullah Shollallahu ‘alaihi wassalam berkata, ”Wahai paman, ucapkan Laa Ilaha Illallah suatu kalimat yang dengannya aku akan membelamu dihadapan Allah.”

    Abu Jahl dan Abdullah bin Abi Umayyah berkata, “Apakah kamu membenci agama Abdul Muthalib?” Beliau terus menerus menyuruh pamannya untuk mengucapkan Laa Illaha Illallah, kedua orang itupun terus mengulangi ucapan mereka. Hingga akhirnya, ucapan Abu Thalib adalah tetap berada pada agama Abdul Muthalib dan enggan mengucapkan Laa Ilaha Illallah. Rasulullah bersabda,

    “Aku benar-benar akan memintakan ampunan bagimu selama tidak dilarang “.

    Allah Subhanahu Wata’ala menurunkan ayat,

    Tiadalah sepatutnya bagi Nabi dan orang-orang beriman memintakan ampun (kepada Allah) bagi orang-orang musyrik, Walaupun orang-orang musyrik itu adalah kaum kerabat nya, sesudah jelas bagi mereka, bahwasanya orang-orang musyrik adalah penghuni neraka jahanam. (At Taubah : 113).

    Ayat ini diturunkan Allah berkenaan dengan Abu Tholib. Dan Allah berfirman kepada Rasullulah

    Sesungguhnya kamu tidak dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu cintai, tetapi Allah memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. (Al-Qoshosh : 56).

    Mudah-mudahan Hadits diatas menghilangkan keraguan kita tentang kufurnya Abu Thalib. Dan sekaligus menjadi pelajaran bagi kita bahwa kekerabatan tidak menjamin keselamatan seseorang,Maka segala puji bagi Alloh yang telah mengaruniakan nikmat Islam kepada kita.

    Imam Bukhari (3885, 6564) dan Imam Muslim (210) meriwayatkan ; Ketika disebutkan disisi Beliau Sholallohu ‘Alaihi Wassalam tentang pamannya itu ( Abu Thalib), maka beliau bersabda, ” mudah-mudahan syafa’atku bermanfaat baginya kelak di hari kiamat. Karena itu dia ditempatkan di neraka yang paling dangkal, api neraka mencapai mata kakinya lantaran itu otaknya mendidih”.

    Sekarang giliran anda…..membawakan, apakah ada hadits yang menyatakan islamnya abu thalib???

    ❓ ❓ ❓

  38. Dalam tulisan ini, yang dibahas opo toh cah?

  39. @yanghiro

    1. Saya belum tahu riwayatnya tentang doa nabi SAW yg tertolak dan diterima tersebut. Tolong sampaikan ke saya..

    2.Apakah anda juga tidak mau mengakui bahwa ayahanda Nabi Ibrahim as adalah seorang pembuat patung berhala?

  40. @kembali ke..
    Secara spesifik memang tidak ada. Tapi sebagai isyarat YA. Dan Firman2 Allah tidak ada yang spesifik terkecuali untuk Rasulullah dan apa yang Allah ceritakan sebelum Rasul.
    Tapi banyak Firman2 Allah dalam Alqur’an yang menujukan posisi sesorang tinggal kita mempergunakan akal untuk menilai, contoh Surah Al-Mujaadilah ayat 22. Kamu tak akan mendapati kaum yang beriman pada Allah dan hari akhirat, saling berkasih-sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka. Mereka itulah orang-orang yang telah menanamkan keimanan dalam hati mereka dan menguatkan mereka dengan pertolongan yang datang daripada-Nya. Dan dimasukan-Nya mereka ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Allah ridha terhadap mereka, dan merekapun merasa puas terhadap (limpahan rahmat)-Nya. Mereka itulah golongan Allah. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya hizbullah itu adalah golongan yang beruntung
    Pernahkah anda membaca secara Abi Thalib saling ber-kasih sayang dengan musuh Rasul. Dan apakah pernah anda membaca Abi Thalib menentang Rasul?
    Dan An-Nisaa ayat 73. Dan sungguh jika kamu beroleh karunia dari Allah, tentulah dia mengatakan seolah-oleh belum pernah ada hubungan kasih sayang antara kamu dengan dia: “Wahai kiranya saya ada bersama-sama mereka, tentu saya mendapat kemenangan yang besar .”
    Dan Surah Al Ma’aarij ayat 32. Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya.
    Apakah pernah membaca Abi Thalib berkhianat kepada Rasul?.
    Dan banyak diriwayatkan bahwa Abi Thalib memelihara, melindungi dan mengakui Rasul sebagai orang yang harus ditaati. Apakah orang yang demikian kita katakan KAFIR? Wasalam.

  41. @Kembali ke….
    Apa yang anda sampaikan mengenai Rasul meminta agar Abi Thalib ra mengucapkan kalimat Tauhid, hanya merupakan Riwayat yang direkayasa. Masa Rasul tidak mengetahui keadaan Abi Thalib ra anda menganggap apa sih Rasul? Pernah anda baca Surah wa Ghuha? Dan menunggu mendekati ajal baru Rasul mintakan agar Abi Thalib ra mengucapkan 2 kalimat Syahadah. Lalu dongeng ini dihadapan musuh2 Rasul. Orang kafir pasti memusuhi Rasul dan tidak akan membiarkan anaknya dididik Rasul.
    Pikirkan dengan tenang sdr KAB. Jangan terlalu fanatik dan menolak kebenaran

  42. @KAB

    Aneh ya anda ini…Abu Talib as wafat di Makkah, sedangkan surah At Taubah yg Imam Hadis anda kutip itu adalah surah Madaniayah, bahkan antara surah yg akhir turun, bagaimana ayat larangan itu turun pada Nabi saaw beberapa tahun sesudah itu, bukan di Makkah, tapi di Madinah?…gak releven.

    Jika saat itu Nabi saaw masih berada di Makkah, dan ayat itu turun di Madinah…lalu siapa saja yg menyambut ayat itu?

    Kami sering dengar tuduhan bahawa kononnya Syiah bilang Jibril salah sampai wahyu…namun, berdasarkan hadis “sahih” yg anda petik itu, kami sekarang jelas dari mana aja sumber kisah Jibril salah alamat….

    Bisa berfikir logik? Sebelum kami bawakan kisah Islamnya paman Nabi saaw yg mulia ini, kami harap anda jawab dahulu kekaburan itu..

  43. @KAB

    Oh ya….setahu kami, Said bin Musayyab adalah dari kelompok Madinah suku Bani Makhzum…kira2, apa yg dibuat bapanya di Makkah saat wafatnya Abu Talib?

    Bisa anda berikan pencerahan ttg atas urusan apa dtgnya Musayab ke Makkah, sedangkan Aqabah pertama belum berlangsung?

    Apakah bapanya telah Islam ditangan Nabi saaw saat itu, awal dari peristiwa Aqabah?

    Kongsi info ya?

  44. @KAB

    Maaf…lupa. Apakah Musayyab bin Hazn itu Islam dan sahabat Nabi saaw ya? Bisa share infonya?

    Kapan dia bertemu Nabi saaw? Ah…maaf ya, banyak sekali persoalan ttg figur yg satu ini…

  45. @kab
    dari abu hurairrah,” Rasulullah Saww pernah ziarah ke makam ibunya dan menangis, sementara para sahabat disekelilingnya juga ikut menangis. waktu itu Rasulullah Saww bersabda, ‘Aku minta izin kepada Allah agar aku diperkenankan memohon ampunan utk ibuku, namun Allah tdk mengizinkanku. Akupun minta izin kepada Allah agar aku diperkenankan ziarah ke makam ibuku, maka Allah mengizinkanku. Hendaklah kalian ziarah kubur, ……”(HR.Muslim)

    semua mas, Artinya ayah-ayah (nasab) Nabi Muhammad dari Abdullah sampai Nabi Adam adalah orang-orang yang suka bersujud kepada Allah. mengenai Azar yg disebutkan dlm Al Qur’an, dan Nabi Ibrahim memanggil dengan ‘Ab biasa di gunakan oleh org2 arab pd ayah tiri, kakek, paman, berbeda dengan panggilan Walid yg hanya pd OrangTua kandung.

    selengkapnya anda tinggal menggugling, banyak kok pembahasan2 menegnai hal ini bisa anda dapatkan. Semoga bermanfaat.

  46. mengenai ibunya abu hurairrah (sama dlm sahih Muslim jilid II.hal.357), anda tinggal beli buku “Menggugat Abu Hurairrah” karya Sharafudden Al Musawi. banyak kok di toko2 buku sekarang ini, kan sdh reformasi…beda pd jaman dulu buku2 karya Syiah sangat sulit didapat.
    Selamat Berfikir

  47. @wong kito galo
    Itu kesalahan besar yang sudah ditanamkan ke diri kita (entah oleh siapa..).
    Cinta tidak boleh disandingkan dengan kebencian (penyakit hati).
    Begitu banyak contoh dari ahlul bayt dimana mereka tidak pernah membenci musuh2nya. Berperangnya ahlul bayt (ataupun pecintanya) dengan musuh2nya bukanlah didasarkan kebencian.
    Semua sikap ahlul bayt adalah sikap membela kebenaran/keadilan dan menentang kezaliman, bersih dari bahkan setitik kebencian pun. ingat persitiwa Imam Ali membatalkan memancung musuhnya yang sudah tak berdaya yg kemudian meludahi beliau.

    Setiap hati butuh pintu untuk masuknya Nur, pintunya adalah cinta (ahlul bayt). Membenci ahlul bayt sama saja mendirikan beton penutup pintu tsb. Mencintai denga membenci sama saja dengan memasang tabir penghalang Nur.

    @yanghiro

    kalo buat sy sih tdk ada yg namanya suni ekstrim & tdk, syiah Rafidhii & bukan,…suni yah suni …syiah yah ..syiah..bereka berdiri dari akar pemahaman yg berbeda.

    Maaf kalau saya membagi2nya. Karena pada kenyataannya saya menemui banyak syi’ah yang punya sikap yang berbeda thd sahabat, begitu juga saya temukan sunni yang punya sikap berbeda thd ahlul bayt.

    Ada syi’ah yang har2nya diisi/disibukkan dengan caci maki dan laknat kepada beberapa “sahabat” ada yang tidak setuju dengan sikap tsb (mereka sangat berhati dalam menjaga mulut mereka. Apakah menurut saudara YH mereka tidak berbeda? karena syiah yang ini juga tidak setuju dengan sikap syi’ah yang “ekstrim” tsb.

    Ada sunni yang risih dan alergi mendengar cerita/hadits yang memuliakan ahlul bayt dan sangat reaktif dan penuh hasut. Bahkan sampai membakar rumah, membunuh, memfitnah (dan banyak lagi keburukan2 yang dibenci Allah dan Rasul-Nya) karenanya. Namun tidak sedikit saya temukan sunni yang hari2nya sibuk menceritakan kemuliaan ahlul bayt dan berusaha sekuat2nya mencontoh ahlul bayt.
    Apakah yang seperti ini saudara YH anggap sama??

    Bukakah pandangan hitam-putih yang saudara2 syi’ah sematkan kepada Salafy akhirnya juga menjadi prinsip2 anda pula.
    Ahhh…kita semua harus koreksi diri, tidak jarang (termasuk saya) memberi nasihat kepada yang diseberang kita dengan nasihat yang sebetulnya juga masih kita butuhkan.

    Maaf SP OOT lagi.

    Salam.

  48. @truthseeker08
    oh..ada yah syiah yg hari2nya cuman sibuk mencacimaki dan melaknat sahabat…sy kok ngga tahu yah….waah kasiahn banget tuh orang kagak ada hujjah yg laen apah selain menghujat (mungkin kalo saya lebih setuju mengkritisi sahabat) ?…. pada akhirnya hanya akan membawa mudharat sajah tuh orang

  49. @truthseeker08
    sebetulnya apa yg sdr.Wongkitogalo bisa benar, karena kecintaan pd kebenaran pasti bersanding dg kebencian pd kebathilan.

    kalo menurut sy, kisah Imam Ali tersebut, adalah karena Imam Ali takut kalo yg timbul adalah kebenciannya bukan karena Allah Ta’ala tapi karena tindakan meludahinya dan menghina pribadi Imam Ali oleh musuhnya. terlaksananya kemudian Dia membunuh musuhnya adalah setelah kebencian atas nama pribadi hilang diganti kan kebencian atas nama Illahi….Wallahu a’lam

  50. @yanghiro

    Memusuhi dan memerangi kebathilan/kedzaliman bukanlah berarti membenci pelakunya. Kebencian adalah penyakit hati yang mana ringkih dari manipulasi hawa nafsu/iblis.
    Contoh yang saya sampaikan bermaksud menunjukkan bahwa Imam Ali berperang dan membunuh karena Allah SWT bukan karena rasa permusuhan terlebih lagi amarah terlebih2 kebencian. peristiwa yang serasa begitu simple saja ditinggalkan oleh Imam Ali (tak terbayangkan oleh saya bhw beliau membiarkan diri beliau dikuasai oleh kebencian)
    Rasulullah, Imam Ali, Imam Hasan dan Imam Husein ketika berperang selalu didahului dengan pidato dan himbauan agar sang musuh bertaubat dan meninggalkan kebathilan mereka (memusuhi/memerangi perilaku/sifat). Tidak ada dalam hati mereka yang suci setitik kebencian kepada makhluk Allah.

    Salam damai.

  51. @truthseeker08
    Setuju….bencilah perbuatannya tapi tdk pd pelakunya.

    Salam damai selalu

  52. sebenarnya bukan hanya abu tholib saja kerabat nabi yang kafir, bahkan paman nabi yang lainya juga kafir, kalau kita lihat kisah nabi luth, dan nuh ahli baitnya juga kafir, sebenarnya pendapat yang mengatakan ahlu bait suci juga lemah, bukan berarti ane tidak menghormati Alhu bait, kaum syiah selalu saja menimbang sahabt dengan alquran sunnah tapi kalau ahlul bait mereka diam (padahal ada nash yang tegah kekufuran oknum keluarga nabi)

  53. Kalau sahabt nabi banyak yang munafik (bagi syiah mayoritas sahbat kali) hal ini membawa konsekwesi

    1.Al quran patut diragukan keabsahaanya karena yang mengkondisifikasi orang-orang munafik atau yang tidak amanah
    2.nabi muhammad adalah nabi yang gagal mendidik para sahabatnya seperti gagalnya nabi musa dan nabi isa
    3.nabi muhammad bukanlah rosul yang utama karena para pengikut yang utama berkhianat
    4.Islam adalah agama yang gagal karena tidak mengikuti wasiat kepemimpinan Imam Ali, karena mayoritas umat muslim sunni
    5.umat islam seperti agama nasrani yang sebagian besarnya umatnya menyelewengkan ajaranya ilahi

  54. @iwanmak
    Kalau ente mau diskusi tentang ahlulbayt suci atau tidak, di postingan yang berkaitan dengan itu donk sayang.

    Kalau ente juga pingin bahas soal sahabat bisa sesat atau tidak, kebanyakan sahabat munafik apa kagak, ya di tulisan yang membahas itu donk cinta.

    payah ah..

  55. @iwanmak
    antum mau berdalih apalagi tentang keadaan umat Islam sekarang ini? mas, keberhasilan dan kebenaran suatu ajaran tidak melulu mesti dilihat dari banyk tdknya manusia yg taat, ingat itu !
    lagian, yang disebut pengikut yg utama yg menurut anda berkhianat siapa mas? Yang nanamya ‘Utama’ itu mesti tidak Reject (Rusak)….
    berkacalah dan coba utk jujur dengan keterpurukan dan cartut-marut DUnia Islam skrg Ini, yg berimbas hingga penderitaan pd umat, atau anda ingin lari dari kenyataan dg mengatakan Mayoritas islam saat ini sdh terbebas dari ketertindasan, sejahtera dan merdeka?
    Siapa yang banyak berkhianat terhadap Islam saat ini, Kaum syiahkah, atau Suni ? atau anda ingin menyalahkan keadaan semua ini pada kaum Syiah yg jelas2 perjuangannya utk Islam dlm melawan Barat (dzalimun) sdh terbukti ? atau anda ingin membangga2kan Taliban, dan Osama bin Laden yg perangnya 15 th ini kaga jelas dan justru hasilnya banyak merugikan Umat Islam dibandingkan Negara2 Barat ?

  56. @iwanmak
    Anda berkata1.Al quran patut diragukan keabsahaanya karena yang mengkondisifikasi orang-orang munafik atau yang tidak amanah

    1.Saya bertanya : apakah KITAB Alqur’an yang Allah sebut dalam Firman2nya sama dengan KITAB musyaf Usman?

    2. Anda berkata :nabi muhammad adalah nabi yang gagal mendidik para sahabatnya seperti gagalnya nabi musa dan nabi isa
    Saya menjawab: Rasul tidak gagal. Firman Allah: Engkau diutus hanya untuk menyampaikan berita gembira dan peringatan . Petunjuk adalah AKU. Dan Rasul sudah menyampaikannya.

    3. Anda berkata:nabi muhammad bukanlah rosul yang utama karena para pengikut yang utama berkhianat
    Saya menjawab; Rasul Nabi yang Utama. Karena pengikut yang Utama. Karena dari pengikut2 yang Utama membuahkan mereka yang Utama setelah Rasul. Sedangkan mereka yang menyelweng BUKAN pengikut yang Utama tapi menmanfaatkan situasi waktu itu.
    4.Anda berkata: Islam adalah agama yang gagal karena tidak mengikuti wasiat kepemimpinan Imam Ali, karena mayoritas umat muslim sunni
    Saya menjawab: Islam TIDAK gagal tapi pemuluknya gagal menjadi hamba2 yang BERTAQWA/MUFLIHUN.
    5. Anda berkata:umat islam seperti agama nasrani yang sebagian besarnya umatnya menyelewengkan ajaranya ilahi.
    Saya menjawab Umat Islam tidak sama dengan Umat Nasrani. Tapi penyelewengan yah hampir sama. Wasaalam

  57. @iwanmak

    sebenarnya bukan hanya abu tholib saja kerabat nabi yang kafir, bahkan paman nabi yang lainya juga kafir, kalau kita lihat kisah nabi luth, dan nuh ahli baitnya juga kafir,

    Hati2 dengan logika sesat anda. Apa hubungannya antara Sayyidina Abu Thalib dengan keluarga Nabi lain yang kafir??.
    sebenarnya pendapat yang mengatakan ahlu bait suci juga lemah,
    Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait dan mensucikan kamu sesuci-sucinya.
    Tidak usah saya berpanjang lebar. Inikah pendapat yang anda katakan lemah…..ccckkk..cckk Firman Allah pun anda masih kategorikan lemah.

    bukan berarti ane tidak menghormati Alhu bait, kaum syiah selalu saja menimbang sahabt dengan alquran sunnah tapi kalau ahlul bait mereka diam (padahal ada nash yang tegah kekufuran oknum keluarga nabi)

    Saya tidak mau komentari pendapat anda ttg syi’ah. Saya hanya ingin tanya: “nash mana yang menyatakan Abu Thalib kufur?”. Atau jangan2 anda tidak bisa membedakan antara nash dengan analisa/tafsir ulama?.

    1.Al quran patut diragukan keabsahaanya karena yang mengkondisifikasi orang-orang munafik atau yang tidak amanah

    Logika ngawur. AQ terjaga bukan karena manusia, itu adalah janji Allah.

    2.nabi muhammad adalah nabi yang gagal mendidik para sahabatnya seperti gagalnya nabi musa dan nabi isa

    Sejak kapan Rasulullah dapat tugas mendidik sahabatnya? Apakah anda juga sudah membuat tugas2 Tuhan? Apakah dengan logika anda maka Tuhan gagal dalam penciptaan-Nya? naudzubillah min dzalik…

    3.nabi muhammad bukanlah rosul yang utama karena para pengikut yang utama berkhianat

    Sejak kapan dan ajaran dari mana yang menghubungkan keutamaan Nabi dari pengikutnya?
    4.Islam adalah agama yang gagal karena tidak mengikuti wasiat kepemimpinan Imam Ali, karena mayoritas umat muslim sunni
    Apakah anda juga akan mengatakan bahwa Islam telah gagal dengan melihat betapa banyak maksiat dan kedzaliman, kemungkaran di negara dan umat islam?
    Dengan berfikir/logika mayoritas anda: maka bagaimana dengan jumlah umat islam yg lebih sedikit drpd atheis, Hindu, dan nasrani? Logika anda akan mengatakan bhw agama Islam gagal???
    Buka lagi AQ bgm Allah memuliakan mereka yang sedikit/minoritas.

    5.umat islam seperti agama nasrani yang sebagian besarnya umatnya menyelewengkan ajaranya
    ilahi

    Ahhh..paham saya kenapa anda berkubang dalam kesalahan2, karena memiliki logika yang acak2an.
    Umat Islam banyak yang pemabuk, maka Islam sama dg Nasrani.
    Umat Islam banyak yg tidak melaksanakan perintah Tuhan, maka Islam sama dg Nasrani.
    Umat Islam banyak yang korupsi maka Islam tidak melarang korupsi???

    Pesan saya, lebih berhati2lah dengan logika kita. Banyak dari logika kita yg kita anggap benar ternyata butuh direvisi.

    Saya dihadapkan pada pilihan:
    1. Abu Thalib kafir ==> tidak ada nash (hanya asbabun nuzul yg meragukan)
    2. Abu Thalib mukmin ==> dengan banyak dalil naqli maupun aqli.

    Tentu saja saya memilih Sayyidina Abu Thalib mukmin.

    Salam.

  58. @iwanmak
    antum mau berdalih apalagi tentang keadaan umat Islam sekarang ini? mas, keberhasilan dan kebenaran suatu ajaran tidak melulu mesti dilihat dari banyk tdknya manusia yg taat, ingat itu !

    kayaknya orang-orang disini gampang sekali tersulut emosinya, ngak apa -apa aneh pengin tahu yang konon katanya mahzzab ini cinta damai, maaaf kalau sya salah tulis jangan gapang marah parah tanda kehilangan akal

    yang ane maksud bukan penyimpangan prillaku, tapi keterjagaan ajaran kalau dengan pemikiran kaum syiah berarti ada ajaran pokok nabi (rukun islam yang tidak dijalankan oleh mayoritas umatnya atau diyakini kebenaranya) Untuk menyakini rukun imam\n (versisyiah) uamt islam menolak berarti nabi muhammad nabi yang gagal seperti nabi isa yang berdakwah tauhid tapi umatnya malah meyembahnya bukab dengan ketidak taatan yang yang diyakini kalau kasus ini beda.

    sekian dulu ini baru pembukaan ,
    qul hatu burhanakum

  59. Umat Islam banyak yang pemabuk, maka Islam sama dg Nasrani.
    Umat Islam banyak yg tidak melaksanakan perintah Tuhan, maka Islam sama dg Nasrani.

    bagaimana dakwah nabi isa tentang tauhid orang nasrani malah meneyebahnya, bagaimana wasiat nabi , mayoritas umatnya tidak menjalankannya bukan tidak hanya menjalankan malah tidak malah tidak meyakini ( ini rukun iman syiah looh) bedakan ataran pelanggaran peraturan yang diyakini dengan tidak mematuhi atau menolak atau tidak mengakui ajaran, bedakan jangan asal tuduh

  60. Sejak kapan Rasulullah dapat tugas mendidik sahabatnya? Apakah anda juga sudah membuat tugas2 Tuhan? Apakah dengan logika anda maka Tuhan gagal dalam penciptaan-Nya? naudzubillah min dzalik…

    kepada siapa ajaran nabi dijarakan apakah kepada ente, ataukah kepada imam yang maksum, dimana-mana dakwah kepada lingkungannya , atau agama ini hanya agama keluarga sehingga yang menjadi objek dkwah hanya keluarga nabi ( nauzu billah, bukan ane tidak menghormati ahlu bait karena penghormatan ini adalah wasiat nabi , sedangkan pengkultusan ahlul bait berlebihan dan pengkafiran sahabt adalah pengkhiatan ajaran nabi )

  61. Sejak kapan dan ajaran dari mana yang menghubungkan keutamaan Nabi dari pengikutnya?

    karena dakwah berhasil diukur dari orang terdekat kecuali nabi muhammad bukan nabi utama kayak nabi isa yang ditolak kaumnya , kalau berpikiran kayak atum berarti apa keutamaan nabi dibanding dengan nabi lainya,

  62. Saya menjawab Umat Islam tidak sama dengan Umat Nasrani. Tapi penyelewengan yah hampir sama. Wasaalam

    akhirnya ente jujur , bahwa umat islam tidak ada beda dengan umat nasrani yang telah menubah ajaran allah . dengan logika ente perlu ada nabi penerus

  63. ente nya penyimpanga dari ruku iman bukan dari prilaku
    allah mengutuk keras ahlu kitab karena merubah rukun agama

  64. Aneh…tulisannya tentang apa, komentarnya tentang apa.

    Selalu saja melebar, meluber, meluas…

  65. kalo nggak gitu bkn pengikut salafyers mas…
    kalo ketemu muka dan diskusi…org kayak begianian ini kagak
    tahu kapan buat berenti ngomong, karena sudah panik banget…hihihi

  66. @iwanmak
    Apa tugas Iblis, apa guna ada Nabi, apa guna ada Kitab Allah?
    Karena manusia yang mendhalimi diri sendiri.
    Agama Islam sudah sempurna hanya orang2 yang telah merobah syariat Islam. Itu tidak perlu anda heran.
    Anda bersaudara medapat pendidikan dari orang tua anda. Tapi hasilnya anda dan saudara2 tidak sama.
    Akhlak, pola berpikir dll tidak sama.
    Sama dengan mendidik sahabat, ada yang berhasil didik Rasul dan ada yang tidak.
    Umpama anda dan saudara2 anda didik dalam lingkungan agama Kristiani lalu ada saudara anda menyeleweng jadi atheis, apakah dapat dikatakan keluarga anda ATHEIS?

  67. @iwanmak
    aduuh…………… jgn muntah sembarangan donk

    @sp
    sabar ya……….., dia tdk tau tempat muntah. tempat bagus begini ko di kotorin

    salam

  68. Terimakasih yang pada ngasih komentar, walaupun tidak mengena persoalan , ane mau ente manhaj orang-orang yang mengkafirkan sahabat atau mengatakan para sahabat banyak yang munafik, makanya orang diluar syiah puunya alasan kuat bahwa mereka tidak percaya kepada mushaf usmani karena mereka juga mereagukan kridebilitas penyusun (pembukuaan) itulah point intinya atau kaum syiah punya quran sendiri seperti dalam kitab alkafi (maaf kalo salah tulis) kalau ente menolak tahrif alquran berarti kitab alkafi mempunyai kisalahan yang fatal karena banyak subhat didalamnya tentang alquran.
    wasalam

  69. ente semua mengambil kesimpulan bahwa hanya orang-orang wahabi saja yang menolak syiah padah saudara saya dari nu sama kerasnya Cobanya ente baca buku nu itiqod ahlusunnah waljamaah mereka juga meolak paham syiah, walaupun saya bukan salafi seperti haulasyiah akan tetepi ada kesamaan dalam penolak syiah

  70. Sama dengan mendidik sahabat, ada yang berhasil didik Rasul dan ada yang tidak.
    Umpama anda dan saudara2 anda didik dalam lingkungan agama Kristiani lalu ada saudara anda menyeleweng jadi atheis, apakah dapat dikatakan keluarga anda ATHEIS?

    kalau hanya satu dua yang salah itu namanya oknum akan tetapi kalau para sahabat itu pada nyeleweng berarti bukan oknum tapi pendidiknya (ini logikasyia looh). hal ini kita dapat menyimpulkan
    1. nabi adalah gagal dalam mendidik umatnya (ini tidak akan menurunkan cita nya sebagai nabi, karena ada juga nabi yang sedikit pengikutnya , akan tetapi nabi muhammad adalah nabi utama harusnya mempunyai keberhasilan-keberhasilan dakwah diatas nabi yang lain)
    2. yang punya pahan yang demikian perlu dikoreksi

    dari kdua poin tersebut hanya point kedua yang masuk akal

  71. @iwanmak
    Masing2 orang mempunyai hak memilih mazhab apa yang akan dianut. Anda menolak mazhab syiah itu urusan anda. Disuni aja ada yang bermazhab Syafie, Hambali, Maliki, Hanafi dll.
    Mengenai pernyataan anda: 1. nabi adalah gagal dalam mendidik umatnya (ini tidak akan menurunkan cita nya sebagai nabi, karena ada juga nabi yang sedikit pengikutnya , akan tetapi nabi muhammad adalah nabi utama harusnya mempunyai keberhasilan-keberhasilan dakwah diatas nabi yang lain)
    Apakah anda tidak membaca Alqur’an?
    Berapa banyak umat setiap Nabi yang Allah musnahkan.
    Dan yang beriman sangat sedikit. Tapi umat Rasul Allah tidak musnahkan tapi ditangguhkan.
    Kalau anda pernah membaca Alqur’an dan mengerti maka kata2 anda tidak seperti diatas. Anda tahu apa tugas Rasul
    .? Hanya menyampaikan peringatakan bagi yang mengkufurkan dan janji gembira bagi yang beriman.
    Apakah mereka mau beriman atau tidak bukan tanggung jawab Rasul. Mungkin hanya 1/1milyard yang lolos dari siksa Allah,, mungkin 1/1 juta dan mungkin semua masuk sorga. Kita tidak mengetahui. Hanya Allah yang menentukan.

  72. Sebelum diskusi disini, luruskan kerangka berpikir Anda dulu. Jadi ndak berargumen dgn argumen ngawur.

  73. okelah kalau begitu….!

  74. @ressay

    Ini masalah terbesar mengapa terasa sulit berdiskusi dengan siapa saja yang tidak memiliki kerangka berfikir yang benar, logika yang kokoh, dan konsistensi dalam pemikiran.

    Sebetulnya yang anda tuntut adalah hal2 yang jamak dan logis pada suatu diskusi yang berkualitas.
    Namun hal2 seperti itu biasa terjadi ketika kita berhadapan dengan orang yang mengalami doktrinasi akut. Mereka2 ini dipaksakan untuk menerima suatu dalil secara paksa (dilarang untuk mempertanyakannya, yang mempertanyakannya dianggap sesat). Semua kekuatan akal dan logika menjadi haram disaat doktrinasi dilakukan.
    Akibatnya ketika mereka menyampaikan dalil mereka, tanpa mereka sadari yang disampaikan adalah hasil dari doktrinasi tsb. Tentunya saja karena ini forum diskusi dan bukannya institusi doktrinasi makanya terjadi benturan konsep benar salah.
    Di mata mereka kita adalah salah (sesat), di mata kita mereka salah (ngawur, plin plan, tidak jelas dan rapuh).

    Misalnya (contoh di anak saya sendiri 9 tahun) yang sekolahnya dikelola oleh mazhab tsb):
    1. Nonton sulap haram.
    2. Nonton dan menyanyikan lagu Michael Jackson haram.
    3. Nonton 2012 haram (padahal pada saat nonton saya berulang2 terucap subhanallah, dan anak saya jadi lebih rajin sholat)… 😀
    4. Dan berbagai ancaman2 kiamat sugra.

    Jadi yang saya lihat adalah anak saya pulang dengan puluhan macam doktrin yang membuat dia paranoid.

    Salam damai.

  75. @iwanmak
    apakah Nabi telah gagal dlm membangun masyarakat yg ideal ?
    Nabi hanya memberikan pengajaran dan tuntunan kepada Umat manusia, dan itu adalah sebuah kemestian dr seorang Nabi Allah. Namun kepatuhan manusia terhadapnya merupakan Hal yg lain. Dan para Nabi dilarang utk memaksakan ajaran2nya kpd umat manusia,
    “Maka berilah peringatan, karena Sesungguhnya kamu hanyalah orang yang memberi peringatan. Kamu bukanlah orang yang berkuasa atas mereka. (QS.88:21-22)

    Jika kenyataan kalau Islam hanya berhasil dlm jumlah yg tdk besar, jangan salahkan Islam/Nabinya, kalau kenyataannya umat manusianya sendiri banyak yg acuh thdp Al Quran,
    “berkatalah Rasul: “Ya Tuhanku, Sesungguhnya kaumku menjadikan Al Quran itu sesuatu yang tidak diacuhkan”.(QS.25:30)
    “…… dan Jikalau Dia menghendaki, tentulah Dia memimpin kamu semuanya (kepada jalan yang benar).” (QS.16:9).

    Kesimpulannya, sangat wajar kalau kenyataannya, banyak sahabat/umat Nabi Saww menyimpang dan acuh thdp Al Quran.

  76. saya bertanya kepada pra syiah bernani kagak ente mengkritik kitab alkafi sebgaimana situs ini mengkritik hadits sunni , pakailah pisau kiritis ini kepada kitab syiah, itulah orang yang kritis sejati. mungkin karena saya orang biasa dengan meragukan alquran saja sudah pasti kitab tersebut tidak layak dijadikan pegangan

  77. Berapa banyak umat setiap Nabi yang Allah musnahkan.
    Dan yang beriman sangat sedikit. Tapi umat Rasul Allah tidak musnahkan tapi ditangguhkan.
    Kalau anda pernah membaca Alqur’an dan mengerti maka kata2 anda tidak seperti diatas. Anda tahu apa tugas Rasul
    .? Hanya menyampaikan peringatakan bagi yang mengkufurkan dan janji gembira bagi yang beriman.
    Apakah mereka mau beriman atau tidak bukan tanggung jawab Rasul. Mungkin hanya 1/1milyard yang lolos dari siksa Allah,, mungkin 1/1 juta dan mungkin semua masuk sorga. Kita tidak mengetahui. Hanya Allah yang menentukan.

    kalau begitu apakeistimewaan nabi muhammad dengan nabi-nabi yang lain berarti nabi muhammad bukan nabi utama dong

  78. @Iwanmark
    Tolong anda berpikir sebagai orang beragama, terkecuali anda menyatakan anda tidak beragama.
    Tolong anda jelaskan siapa yang memberi predikat UTAMA utk. Nabi Muhammad SAW. Dan apa yg dimaksud
    UTAMA disini oleh anda

  79. @ iwanmark

    saya bertanya kepada pra syiah bernani kagak ente mengkritik kitab alkafi sebgaimana situs ini mengkritik hadits sunni , pakailah pisau kiritis ini kepada kitab syiah, itulah orang yang kritis sejati. mungkin karena saya orang biasa dengan meragukan alquran saja sudah pasti kitab tersebut tidak layak dijadikan pegangan

    Pertama anda harus tahu dulu, blog ini sedari awal @sp tdk menyebut ini blog syiah, cuma karena anda syiahphobia (perdefinisi @sp) sehingga tertutup akal sehat anda.

    kedua kaitannya dgn alkaffi, anda seharusnya baca dari sumber2 syiah,tdk ada satu pun setahu saya yg mengatakan semua hadits dlm kitab alKaffi itu shohih, bahkan banyak ulama syiah yg mengkomentari/mengkritik hadist itu. mereka hanya mengambil yg menurut mereka shohih.

    jadi jgn samakan dgn format berfikir anda yg menganggap shohih Bukhori muslim itu sebagai kitab shohih yg tdk ada cacatnya atau malahan bisa ngalahin alquran keshohihannya hehehe ….mas..

    saran saya banyak lah membaca dari sumber yg sebenarnya bukan dari literatur para pendengki, utk menghindari kerusakan dlm cara berfikir anda…mas

  80. jadi jgn samakan dgn format berfikir anda yg menganggap shohih Bukhori muslim itu sebagai kitab shohih yg tdk ada cacatnya atau malahan bisa ngalahin alquran keshohihannya hehehe ….mas..

    imam bukori membuat kitab hadits tidak hanya kitab shohih diluar itu di juga mengarang kitab yang lain yang beliau sendiri tidak menjamin keshohihanya, ijma kaum sunni terhadap kitab tersebut dengan berjalan secara alamiyah tanpa ada intruksi dari imam tertentu, dan juga yang mengakui keshohihanya para mudatisin bukan sembarang orang setahu saya yang meragukan kitab hadits sunnu adalah para orentalis

    diskusi saya tutup, sebelumnya saya minta maaf karena tidak sesuai dengan tema diskusi ini. sya hanya menagapi orang-orang berkata baik tidak asbun. degan saya mengajukan pertanyaan -pertanyaan tersebut saya sedang menguju dokrin syiah , ternyata patut disayangkan dokrinnya lemah , karena pertanyaan serupa saya ajukan kepa seorang syiah jawabanya muter-muter saja, berarti dokrin penghujatan sahabt dokrin yang tidak akal karena akan meruntuhkan aqodah islam, saking ekstrimnya akan meragukan keaslihaan alquran, Saya tidak menagapi lagi karena sudah cukup jawabnaya tidak ada yang pas . terimakasih. sebagai tambahan kawan kerja saya baru saja melakukan taqiyah ketika mengajak imam dimasjid kerja, yang sebelumnya saya wanti-wanti dengan kawan saya yang syiah, ternyata setalah imam masjid meyadari kesyiahaanya dia bertaqiyah bahwa dia bukan orang syiah hanya belajar syiah( kalau belajar ngapain ngajak-ngajak orang. Wasalam

  81. @iwanmak………………..,

    Datang tak dijemput pergi tak diantar gi dah……..
    di bilang jgn muntah sembarangan, jorok kan………..

    salam

  82. mulut yang baik hanya memakan yang baik dan berkata baik, apa yang diucapkan adalah cerminan apa yang ada di isi kepala

  83. @ iwanmak……………….,

    mulut yang baik hanya memakan yang baik dan berkata baik, apa yang diucapkan adalah cerminan apa yang ada di isi kepala

    SETUJU……….,
    ana tambahin
    ” ketidaktahuan kita tdk bisa dijadikan dalil bahwa itu adalah salah”

    salam

  84. Numpang tanya.

    Apaka termasuk sunnah membaca 1 juz Al-Qur’an di kuburan?

    Lebih utama mana membaca Al-Qur’an di kuburan atau di rumah?

    Dari jawaban tersebut nanti akan ketahuan aqidahnya.

  85. kutipan percakapan Nabi SAWW dan Imam Ali as :
    Nabi SAWW : Wahai Ali,sesungguhnya engkau akan syahid ditangan seorang durjana,engkau akan ditebas hingga darah mengucur deras hingga ke janggutmu (Nabi SAWW memperagakan dengan tangannya yang suci)..
    Imam Ali as : wahai Nabi, apakah saat aku syahid agama ini telah tegak berdiri (kokoh)?
    Nabi SAWW : Iya wahai Ali
    Imam Ali as : (beliau tersenyum bahagia)…

    Sampai kapanpun Ahlulbait takkan ditinggalkan, malahan sangat dirindukan…
    ttg Abu Hurairah, saya lihat bahwa kuburan beliau berada di pasar di Suriah…Kuburan kok ditengah2 pasar…ANEH…tanya kenapa?!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: