<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar untuk Analisis Pencari Kebenaran</title>
	<atom:link href="http://secondprince.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://secondprince.wordpress.com</link>
	<description>Kebenaran Hanya Untuk Yang Menghargainya</description>
	<lastBuildDate>Sun, 15 Nov 2009 14:14:28 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Komentar di Hadis Imam Ali Mengakui Khalifah Peninggalan Rasulullah SAW : Studi Kritis Hujjah Salafy oleh yusuf</title>
		<link>http://secondprince.wordpress.com/2009/10/23/hadis-imam-ali-mengakui-khalifah-peninggalan-rasulullah-saw-studi-kritis-hujjah-salafy/#comment-11388</link>
		<dc:creator>yusuf</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Nov 2009 14:14:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://secondprince.wordpress.com/?p=1359#comment-11388</guid>
		<description>Buat rekan-rekan yang membutuhkan kitab rujukan, alhamdulillah saya dapat e-book berisi lebih dari 4700 judul kitab dari berbagai madzhab. Besar file sekitar 2 GB, Namanya Maktabah Ahlulbayt V. 1.0.

Silakan dpwnload di sini:

http://www.kaseralsanamain.com/ahlbayt.htm</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Buat rekan-rekan yang membutuhkan kitab rujukan, alhamdulillah saya dapat e-book berisi lebih dari 4700 judul kitab dari berbagai madzhab. Besar file sekitar 2 GB, Namanya Maktabah Ahlulbayt V. 1.0.</p>
<p>Silakan dpwnload di sini:</p>
<p><a href="http://www.kaseralsanamain.com/ahlbayt.htm" rel="nofollow">http://www.kaseralsanamain.com/ahlbayt.htm</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Ibnu Taimiyyah Menshahihkan Hadis “Nabi Melihat Allah SWT Dalam Bentuk Pemuda Amrad”. oleh secondprince</title>
		<link>http://secondprince.wordpress.com/2009/10/28/ibnu-taimiyyah-menshahihkan-hadis-%e2%80%9cnabi-melihat-allah-swt-dalam-bentuk-pemuda-amrad%e2%80%9d/#comment-11387</link>
		<dc:creator>secondprince</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Nov 2009 12:42:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://secondprince.wordpress.com/?p=1393#comment-11387</guid>
		<description>@kembali
&lt;blockquote&gt;jawaban anda terkesan tidak menjawab dan bukan itu yg saya mau.&lt;/blockquote&gt;
lho siapa peduli dengan apa yang anda mau, lagian maaf kayaknya anda itu gak mengerti komentar orang lain. komentar anda yang ini
&lt;blockquote&gt;Pada tingkatan mana, seseorang yg bukan nabi, mendapat kehormatan, bisa berbicara bg Allah swt? (saya bertanya begini , karena sudah ada landasannya dalam al-qur’an, ya kan.)&lt;/blockquote&gt;
sudah saya jawab dengan komentar &lt;em&gt;maaf ya Mas, pertanyaan anda gak ada nyambungnya sama tulisan di atas, jangan terbiasa diskusi melebar kemana-mana&lt;/em&gt;. 
Saya tidak tahu anda itu sebenarnya apa maunya, sebelumnya anda risih bahwa Allah SWT bisa berbicara dengan selain Nabi SAW. Nah lalu saya sudah bawakan keterangan kalau memang ada Allah SWT menyampaikan wahyu atau berbicara kepada selain Nabi SAW yaitu Ibu Musa AS. Selain itu saya sudah bawakan dalil yang shahih bawa Allah SWT pernah berbicara kepada Imam Ali. Jadi apa sebenarnya yang anda permasalahkan. bingung :) 
&lt;blockquote&gt;Kalau jawabannya begitu sih, Ibnu Taymiyah pun bisa, “kan yang berkata Rasulullah”. &lt;/blockquote&gt;
ah maaf ya Mas tidak bisa, jelas-jelas hadis yang dinyatakan Ibnu Taimiyyah itu dhaif dan memang berlafaz mungkar. Anda mau membabibuta membela ibnu taimiyyah ya silakan. Tapi tolong dijawab dulu dengan jujur pertanyaan saya
&lt;strong&gt;menurut anda hadis Ummu Thufail itu berlafaz mungkar atau tidak?. Menurut anda, keyakinan bahwa Allah SWT bisa berbentuk pemuda di dalam mimpi itu batil atau tidak?&lt;/strong&gt;
Aneh, kok saya harus berkali-kali meminta anda menjawab pertanyaan mudah seperti ini. Silakan dijawab dan gak usah melebarkan diskusi kemana-mana. Kalau anda gak berani jawab ya bilang dong, biar saya gak nanya-nanya lagi dan sekalian saya gak perlu menanggapi komentar anda. Diskusi itu harus didasari itikad yang baik, fokus pada tema yang didiskusikan, dan saling menanggapi komentar lawan bicara dengan baik. Buktikan kalau anda mampu bersikap seperti itu :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@kembali</p>
<blockquote><p>jawaban anda terkesan tidak menjawab dan bukan itu yg saya mau.</p></blockquote>
<p>lho siapa peduli dengan apa yang anda mau, lagian maaf kayaknya anda itu gak mengerti komentar orang lain. komentar anda yang ini</p>
<blockquote><p>Pada tingkatan mana, seseorang yg bukan nabi, mendapat kehormatan, bisa berbicara bg Allah swt? (saya bertanya begini , karena sudah ada landasannya dalam al-qur’an, ya kan.)</p></blockquote>
<p>sudah saya jawab dengan komentar <em>maaf ya Mas, pertanyaan anda gak ada nyambungnya sama tulisan di atas, jangan terbiasa diskusi melebar kemana-mana</em>.<br />
Saya tidak tahu anda itu sebenarnya apa maunya, sebelumnya anda risih bahwa Allah SWT bisa berbicara dengan selain Nabi SAW. Nah lalu saya sudah bawakan keterangan kalau memang ada Allah SWT menyampaikan wahyu atau berbicara kepada selain Nabi SAW yaitu Ibu Musa AS. Selain itu saya sudah bawakan dalil yang shahih bawa Allah SWT pernah berbicara kepada Imam Ali. Jadi apa sebenarnya yang anda permasalahkan. bingung <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  </p>
<blockquote><p>Kalau jawabannya begitu sih, Ibnu Taymiyah pun bisa, “kan yang berkata Rasulullah”. </p></blockquote>
<p>ah maaf ya Mas tidak bisa, jelas-jelas hadis yang dinyatakan Ibnu Taimiyyah itu dhaif dan memang berlafaz mungkar. Anda mau membabibuta membela ibnu taimiyyah ya silakan. Tapi tolong dijawab dulu dengan jujur pertanyaan saya<br />
<strong>menurut anda hadis Ummu Thufail itu berlafaz mungkar atau tidak?. Menurut anda, keyakinan bahwa Allah SWT bisa berbentuk pemuda di dalam mimpi itu batil atau tidak?</strong><br />
Aneh, kok saya harus berkali-kali meminta anda menjawab pertanyaan mudah seperti ini. Silakan dijawab dan gak usah melebarkan diskusi kemana-mana. Kalau anda gak berani jawab ya bilang dong, biar saya gak nanya-nanya lagi dan sekalian saya gak perlu menanggapi komentar anda. Diskusi itu harus didasari itikad yang baik, fokus pada tema yang didiskusikan, dan saling menanggapi komentar lawan bicara dengan baik. Buktikan kalau anda mampu bersikap seperti itu <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Studi Kritis Jalaluddin Rakhmat Dalam Dialog Syiah di Makassar oleh hadi</title>
		<link>http://secondprince.wordpress.com/2009/03/02/studi-kritis-jalaluddin-rakhmat-dalam-dialog-syiah-di-makassar/#comment-11386</link>
		<dc:creator>hadi</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Nov 2009 12:10:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://secondprince.wordpress.com/?p=850#comment-11386</guid>
		<description>@KAB

1.Pintu ijtihad mmg tidak pernah ditutup dlm mazhab Ahlul Bayt, namun itu bukan berarti org awam juga bebas berfatwa atau berpendapat...itu milik mereka yg berilmu sahaja

2. Mereka yg berhak menanggapi kitab2 apapun adalah mereka yg memiliki ilmu ttg hal itu. Org yg tidak memiliki pengetahuan ttgnya selayaknya belajar dan bertanya.

KAB....lalu anda kira, ulama2 Syiah tidak mengetahui ttg kitabullah dan hadis apa?
Kami tidak menemukan kekacauan apapun yg anda wahamkan itu dlm mazhab Syiah bila kitab2 yg ada dikupas kembali atau dinilai sisi lainnya...
Apa itu berlaku dlm mazhab anda?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@KAB</p>
<p>1.Pintu ijtihad mmg tidak pernah ditutup dlm mazhab Ahlul Bayt, namun itu bukan berarti org awam juga bebas berfatwa atau berpendapat&#8230;itu milik mereka yg berilmu sahaja</p>
<p>2. Mereka yg berhak menanggapi kitab2 apapun adalah mereka yg memiliki ilmu ttg hal itu. Org yg tidak memiliki pengetahuan ttgnya selayaknya belajar dan bertanya.</p>
<p>KAB&#8230;.lalu anda kira, ulama2 Syiah tidak mengetahui ttg kitabullah dan hadis apa?<br />
Kami tidak menemukan kekacauan apapun yg anda wahamkan itu dlm mazhab Syiah bila kitab2 yg ada dikupas kembali atau dinilai sisi lainnya&#8230;<br />
Apa itu berlaku dlm mazhab anda?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Ibnu Taimiyyah Menshahihkan Hadis “Nabi Melihat Allah SWT Dalam Bentuk Pemuda Amrad”. oleh kembali ke aqidah yg benar</title>
		<link>http://secondprince.wordpress.com/2009/10/28/ibnu-taimiyyah-menshahihkan-hadis-%e2%80%9cnabi-melihat-allah-swt-dalam-bentuk-pemuda-amrad%e2%80%9d/#comment-11385</link>
		<dc:creator>kembali ke aqidah yg benar</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Nov 2009 09:59:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://secondprince.wordpress.com/?p=1393#comment-11385</guid>
		<description>@sp

1. kenapa anda tdk menjawab yg ini:

Pada tingkatan mana, seseorang yg bukan nabi, mendapat kehormatan, bisa berbicara bg Allah swt? (saya bertanya begini , karena sudah ada landasannya dalam al-qur’an, ya kan.)

2. anda berkata: 

pertanyaan macam apa itu, saya sudah tunjukkan dalilnya dari hadis Rasulullah SAW yang shahih kalau Allah SWT berbicara dengan Imam Ali, dan yang berkata seperti itu ya Rasulullah SAW. Dalil apa lagi yang anda mau, kalau memang mau menolak sejuta dalilpun kagak ada gunanya. Masalah itu bukan lagi pada dalilnya tetapi pada hati yang tertutupi, salam
 
jwb:

jawaban anda terkesan tidak menjawab dan bukan itu yg saya mau.
Kalau jawabannya begitu sih, Ibnu Taymiyah pun bisa, &quot;kan yang berkata Rasulullah&quot;.  :D  :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@sp</p>
<p>1. kenapa anda tdk menjawab yg ini:</p>
<p>Pada tingkatan mana, seseorang yg bukan nabi, mendapat kehormatan, bisa berbicara bg Allah swt? (saya bertanya begini , karena sudah ada landasannya dalam al-qur’an, ya kan.)</p>
<p>2. anda berkata: </p>
<p>pertanyaan macam apa itu, saya sudah tunjukkan dalilnya dari hadis Rasulullah SAW yang shahih kalau Allah SWT berbicara dengan Imam Ali, dan yang berkata seperti itu ya Rasulullah SAW. Dalil apa lagi yang anda mau, kalau memang mau menolak sejuta dalilpun kagak ada gunanya. Masalah itu bukan lagi pada dalilnya tetapi pada hati yang tertutupi, salam</p>
<p>jwb:</p>
<p>jawaban anda terkesan tidak menjawab dan bukan itu yg saya mau.<br />
Kalau jawabannya begitu sih, Ibnu Taymiyah pun bisa, &#8220;kan yang berkata Rasulullah&#8221;.  <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />   <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Ibnu Taimiyyah Menshahihkan Hadis “Nabi Melihat Allah SWT Dalam Bentuk Pemuda Amrad”. oleh secondprince</title>
		<link>http://secondprince.wordpress.com/2009/10/28/ibnu-taimiyyah-menshahihkan-hadis-%e2%80%9cnabi-melihat-allah-swt-dalam-bentuk-pemuda-amrad%e2%80%9d/#comment-11384</link>
		<dc:creator>secondprince</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Nov 2009 07:32:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://secondprince.wordpress.com/?p=1393#comment-11384</guid>
		<description>@kembali
&lt;blockquote&gt;kenapa tidak tertulis dalam al-quran ataupun hadits qudsi, bahwa Allah swt pernah berbicara dg Ali bin abi Thalib ra, seperti layaknya ibunda Musa as dan ibunda Isa as yg tertulis dlm al-qur’an?&lt;/blockquote&gt;
pertanyaan macam apa itu, saya sudah tunjukkan dalilnya dari hadis Rasulullah SAW yang shahih kalau Allah SWT berbicara dengan Imam Ali, dan yang berkata seperti itu ya Rasulullah SAW. Dalil apa lagi yang anda mau, kalau memang mau menolak sejuta dalilpun kagak ada gunanya. Masalah itu bukan lagi pada dalilnya tetapi pada hati yang tertutupi, salam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@kembali</p>
<blockquote><p>kenapa tidak tertulis dalam al-quran ataupun hadits qudsi, bahwa Allah swt pernah berbicara dg Ali bin abi Thalib ra, seperti layaknya ibunda Musa as dan ibunda Isa as yg tertulis dlm al-qur’an?</p></blockquote>
<p>pertanyaan macam apa itu, saya sudah tunjukkan dalilnya dari hadis Rasulullah SAW yang shahih kalau Allah SWT berbicara dengan Imam Ali, dan yang berkata seperti itu ya Rasulullah SAW. Dalil apa lagi yang anda mau, kalau memang mau menolak sejuta dalilpun kagak ada gunanya. Masalah itu bukan lagi pada dalilnya tetapi pada hati yang tertutupi, salam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Ibnu Taimiyyah Menshahihkan Hadis “Nabi Melihat Allah SWT Dalam Bentuk Pemuda Amrad”. oleh kembali ke aqidah yg benar</title>
		<link>http://secondprince.wordpress.com/2009/10/28/ibnu-taimiyyah-menshahihkan-hadis-%e2%80%9cnabi-melihat-allah-swt-dalam-bentuk-pemuda-amrad%e2%80%9d/#comment-11383</link>
		<dc:creator>kembali ke aqidah yg benar</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Nov 2009 07:13:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://secondprince.wordpress.com/?p=1393#comment-11383</guid>
		<description>@sp

kenapa tidak tertulis dalam al-quran ataupun hadits qudsi, bahwa Allah swt pernah berbicara dg Ali bin abi Thalib ra, seperti layaknya ibunda Musa as dan ibunda Isa as yg tertulis dlm al-qur&#039;an?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@sp</p>
<p>kenapa tidak tertulis dalam al-quran ataupun hadits qudsi, bahwa Allah swt pernah berbicara dg Ali bin abi Thalib ra, seperti layaknya ibunda Musa as dan ibunda Isa as yg tertulis dlm al-qur&#8217;an?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Ibnu Taimiyyah Menshahihkan Hadis “Nabi Melihat Allah SWT Dalam Bentuk Pemuda Amrad”. oleh secondprince</title>
		<link>http://secondprince.wordpress.com/2009/10/28/ibnu-taimiyyah-menshahihkan-hadis-%e2%80%9cnabi-melihat-allah-swt-dalam-bentuk-pemuda-amrad%e2%80%9d/#comment-11382</link>
		<dc:creator>secondprince</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Nov 2009 07:03:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://secondprince.wordpress.com/?p=1393#comment-11382</guid>
		<description>@kembali
&lt;blockquote&gt;Pada tingkatan mana, seseorang yg bukan nabi, mendapat kehormatan, bisa berbicara bg Allah swt? (saya bertanya begini , karena sudah ada landasannya dalam al-qur’an, ya kan.)&lt;/blockquote&gt;
maaf ya Mas, pertanyaan anda gak ada nyambungnya sama tulisan di atas, jangan terbiasa diskusi melebar kemana-mana, fokus fokus dan tolong pertanyaan saya di tulisan sebelah itu dijawab
&lt;strong&gt;menurut anda hadis Ummu Thufail itu berlafaz mungkar atau tidak?. Menurut anda, keyakinan bahwa Allah SWT bisa berbentuk pemuda di dalam mimpi itu batil atau tidak?&lt;/strong&gt;
&lt;blockquote&gt;(hati2, “fatwa” anda bisa menyesatkan orang banyak alias banyak orang)&lt;/blockquote&gt;
Saya selalu berhati-hati berbicara, silakan cek diri anda disini, anda bisa dibilang orang yang tidak berhati-hati dalam berbicara</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@kembali</p>
<blockquote><p>Pada tingkatan mana, seseorang yg bukan nabi, mendapat kehormatan, bisa berbicara bg Allah swt? (saya bertanya begini , karena sudah ada landasannya dalam al-qur’an, ya kan.)</p></blockquote>
<p>maaf ya Mas, pertanyaan anda gak ada nyambungnya sama tulisan di atas, jangan terbiasa diskusi melebar kemana-mana, fokus fokus dan tolong pertanyaan saya di tulisan sebelah itu dijawab<br />
<strong>menurut anda hadis Ummu Thufail itu berlafaz mungkar atau tidak?. Menurut anda, keyakinan bahwa Allah SWT bisa berbentuk pemuda di dalam mimpi itu batil atau tidak?</strong></p>
<blockquote><p>(hati2, “fatwa” anda bisa menyesatkan orang banyak alias banyak orang)</p></blockquote>
<p>Saya selalu berhati-hati berbicara, silakan cek diri anda disini, anda bisa dibilang orang yang tidak berhati-hati dalam berbicara</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Ibnu Taimiyyah Menshahihkan Hadis “Nabi Melihat Allah SWT Dalam Bentuk Pemuda Amrad”. oleh kembali ke aqidah yg benar</title>
		<link>http://secondprince.wordpress.com/2009/10/28/ibnu-taimiyyah-menshahihkan-hadis-%e2%80%9cnabi-melihat-allah-swt-dalam-bentuk-pemuda-amrad%e2%80%9d/#comment-11381</link>
		<dc:creator>kembali ke aqidah yg benar</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Nov 2009 06:45:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://secondprince.wordpress.com/?p=1393#comment-11381</guid>
		<description>@sp

Pada tingkatan mana, seseorang yg bukan nabi, mendapat kehormatan, bisa berbicara bg Allah swt? (saya bertanya begini , karena sudah ada landasannya dalam al-qur&#039;an, ya kan.)

(hati2, &quot;fatwa&quot; anda bisa menyesatkan orang banyak alias banyak orang)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@sp</p>
<p>Pada tingkatan mana, seseorang yg bukan nabi, mendapat kehormatan, bisa berbicara bg Allah swt? (saya bertanya begini , karena sudah ada landasannya dalam al-qur&#8217;an, ya kan.)</p>
<p>(hati2, &#8220;fatwa&#8221; anda bisa menyesatkan orang banyak alias banyak orang)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Studi Kritis Jalaluddin Rakhmat Dalam Dialog Syiah di Makassar oleh kembali ke aqidah yg benar</title>
		<link>http://secondprince.wordpress.com/2009/03/02/studi-kritis-jalaluddin-rakhmat-dalam-dialog-syiah-di-makassar/#comment-11380</link>
		<dc:creator>kembali ke aqidah yg benar</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Nov 2009 06:26:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://secondprince.wordpress.com/?p=850#comment-11380</guid>
		<description>@hadi
Sorry kepotong...

jwb:
1.lho bukannya, dlm syiah, pintu ijtihad tidak
terbatas…?
2.Orang2 seperti apa saja yg berhak menanggapi kitab-kitab syiah?



Syiah tidak pernah mempercayai adanya kitab yg sahih selain al Quran…makanya selain al Quran, kitab apapun bebas dikaji dan dinilai….bukan semata mata sahih atau tidak, bahkan makna baru yg difahami pada sisi baru oleh mereka yg dtg kemudian…

jwb:
Kalau tidak mempercayai adanya kitab sahih setelah al-quran, lantas bagaimana menjelaskan isi al-qur&#039;an tanpa hadits sahih yg datang dari Rasul. Apa cukup Al-quran dijelaskan dg dirinya sendiri?
Yang namanya hukum itukan bertingkat2, Kalau tidak bisa dijelaskan dg al-quran, ya dg hadits, kalau kurang jelas juga ya dg ijtihad ulama2 yg benar tentunya.
Kalau kitab apapun bebas dikaji dan dinilai, maka hukum menjadi kacau dong, standarnya apa? menilai baik buruk.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@hadi<br />
Sorry kepotong&#8230;</p>
<p>jwb:<br />
1.lho bukannya, dlm syiah, pintu ijtihad tidak<br />
terbatas…?<br />
2.Orang2 seperti apa saja yg berhak menanggapi kitab-kitab syiah?</p>
<p>Syiah tidak pernah mempercayai adanya kitab yg sahih selain al Quran…makanya selain al Quran, kitab apapun bebas dikaji dan dinilai….bukan semata mata sahih atau tidak, bahkan makna baru yg difahami pada sisi baru oleh mereka yg dtg kemudian…</p>
<p>jwb:<br />
Kalau tidak mempercayai adanya kitab sahih setelah al-quran, lantas bagaimana menjelaskan isi al-qur&#8217;an tanpa hadits sahih yg datang dari Rasul. Apa cukup Al-quran dijelaskan dg dirinya sendiri?<br />
Yang namanya hukum itukan bertingkat2, Kalau tidak bisa dijelaskan dg al-quran, ya dg hadits, kalau kurang jelas juga ya dg ijtihad ulama2 yg benar tentunya.<br />
Kalau kitab apapun bebas dikaji dan dinilai, maka hukum menjadi kacau dong, standarnya apa? menilai baik buruk.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Studi Kritis Jalaluddin Rakhmat Dalam Dialog Syiah di Makassar oleh kembali ke aqidah yg benar</title>
		<link>http://secondprince.wordpress.com/2009/03/02/studi-kritis-jalaluddin-rakhmat-dalam-dialog-syiah-di-makassar/#comment-11379</link>
		<dc:creator>kembali ke aqidah yg benar</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Nov 2009 06:12:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://secondprince.wordpress.com/?p=850#comment-11379</guid>
		<description>@hadi
Persoalan kitab Syiah tidak dijual bebas bukan berarti Syiah cuba mengeksklusifkan kitabnya, namun agar masyarakat awam tidak keliru dan membuat tanggapan sendiri ttg sesuatu hadis Syiah…buktinya, ada segelintir org yg memetik hadis2 Syiah lalu menyimpulnya sendiri dgn nafsu mereka…

jwb:
1.lho bukannya, dlm syiah, pintu ijtihad tidak 
terbatas...?
2.Orang2 seperti apa saja yg berhak</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@hadi<br />
Persoalan kitab Syiah tidak dijual bebas bukan berarti Syiah cuba mengeksklusifkan kitabnya, namun agar masyarakat awam tidak keliru dan membuat tanggapan sendiri ttg sesuatu hadis Syiah…buktinya, ada segelintir org yg memetik hadis2 Syiah lalu menyimpulnya sendiri dgn nafsu mereka…</p>
<p>jwb:<br />
1.lho bukannya, dlm syiah, pintu ijtihad tidak<br />
terbatas&#8230;?<br />
2.Orang2 seperti apa saja yg berhak</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Hadis Imam Ali Mengakui Khalifah Peninggalan Rasulullah SAW : Studi Kritis Hujjah Salafy oleh imem</title>
		<link>http://secondprince.wordpress.com/2009/10/23/hadis-imam-ali-mengakui-khalifah-peninggalan-rasulullah-saw-studi-kritis-hujjah-salafy/#comment-11378</link>
		<dc:creator>imem</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Nov 2009 05:18:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://secondprince.wordpress.com/?p=1359#comment-11378</guid>
		<description>Halah.. tulisan ibnu Jakfari lagii.. berapa banyak komen gw yg ga ditampilin ama dia... 

hoalah Min.. samin.. emangnya aturan main syi&#039;ah rofidhoh ga amburadul? bangeeeetttt.. emangnya ulumul hadits rofidhoh sehat??? nech gw kasih empat jempol gw mengarah ke bawah... wuakakakak.... 

gw berani taruhan berapapun dech ulumul hadits rofidhoh kagak bisa ngalahin ulumul hadits ahlussunnah, gimana bisa ngalahin lha rofidhoh aja ngejiplak kok ama sunni.. wuakakakak...

Liat semut di seberang lautan tampak, tapi gajah segedhe Gaban di depan mata kagak nampak... itulah akibat terinfeksi VIRUS ROFIDHOH! agama kok Imaginasi... wuakakakak..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Halah.. tulisan ibnu Jakfari lagii.. berapa banyak komen gw yg ga ditampilin ama dia&#8230; </p>
<p>hoalah Min.. samin.. emangnya aturan main syi&#8217;ah rofidhoh ga amburadul? bangeeeetttt.. emangnya ulumul hadits rofidhoh sehat??? nech gw kasih empat jempol gw mengarah ke bawah&#8230; wuakakakak&#8230;. </p>
<p>gw berani taruhan berapapun dech ulumul hadits rofidhoh kagak bisa ngalahin ulumul hadits ahlussunnah, gimana bisa ngalahin lha rofidhoh aja ngejiplak kok ama sunni.. wuakakakak&#8230;</p>
<p>Liat semut di seberang lautan tampak, tapi gajah segedhe Gaban di depan mata kagak nampak&#8230; itulah akibat terinfeksi VIRUS ROFIDHOH! agama kok Imaginasi&#8230; wuakakakak..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Hadis Imam Ali Mengakui Khalifah Peninggalan Rasulullah SAW : Studi Kritis Hujjah Salafy oleh samin bin badui</title>
		<link>http://secondprince.wordpress.com/2009/10/23/hadis-imam-ali-mengakui-khalifah-peninggalan-rasulullah-saw-studi-kritis-hujjah-salafy/#comment-11377</link>
		<dc:creator>samin bin badui</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Nov 2009 04:35:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://secondprince.wordpress.com/?p=1359#comment-11377</guid>
		<description>Ma&#039;af nyambung lagi... apa bener sih Sunni punya metode ulmu hadis yang sehat tidak terpengaruh oleh fanatisme kemazhaban atau pilitik penguasa? Di blog jakfari diragukan itu semua.. apa wahavbi2 pernah baca? Pasti jawabnya: TIDAK BERANI TAKUT TERPENGARUH!!! ha ha ha lizik</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ma&#8217;af nyambung lagi&#8230; apa bener sih Sunni punya metode ulmu hadis yang sehat tidak terpengaruh oleh fanatisme kemazhaban atau pilitik penguasa? Di blog jakfari diragukan itu semua.. apa wahavbi2 pernah baca? Pasti jawabnya: TIDAK BERANI TAKUT TERPENGARUH!!! ha ha ha lizik</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Hadis Imam Ali Mengakui Khalifah Peninggalan Rasulullah SAW : Studi Kritis Hujjah Salafy oleh samin bin badui</title>
		<link>http://secondprince.wordpress.com/2009/10/23/hadis-imam-ali-mengakui-khalifah-peninggalan-rasulullah-saw-studi-kritis-hujjah-salafy/#comment-11376</link>
		<dc:creator>samin bin badui</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Nov 2009 04:28:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://secondprince.wordpress.com/?p=1359#comment-11376</guid>
		<description>ha ha kok bisa-bisanya nuduh SYi&#039;ah nggak pede dengsn hadisnya sendiri.. tapi begirtula etika berdialoq yang segat bung</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ha ha kok bisa-bisanya nuduh SYi&#8217;ah nggak pede dengsn hadisnya sendiri.. tapi begirtula etika berdialoq yang segat bung</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Hadis Mungkar Pengakuan Akan Keutamaan Abu Bakar dan Umar oleh samin bin badui</title>
		<link>http://secondprince.wordpress.com/2009/10/23/hadis-mungkar-pengakuan-akan-keutamaan-abu-bakar-dan-umar/#comment-11375</link>
		<dc:creator>samin bin badui</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Nov 2009 04:24:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://secondprince.wordpress.com/?p=1364#comment-11375</guid>
		<description>aturan mainnya juga masih amburadul kang mas. Bih baca di sini: http://jakfari.wordpress.com/2009/11/07/masihkah-ahli-hadis-ahlusunnah-dapat-dipercaya-6/</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>aturan mainnya juga masih amburadul kang mas. Bih baca di sini: <a href="http://jakfari.wordpress.com/2009/11/07/masihkah-ahli-hadis-ahlusunnah-dapat-dipercaya-6/" rel="nofollow">http://jakfari.wordpress.com/2009/11/07/masihkah-ahli-hadis-ahlusunnah-dapat-dipercaya-6/</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Hadis Imam Ali Orang Yang Pertama Kali Masuk Islam oleh samin bin badui</title>
		<link>http://secondprince.wordpress.com/2009/07/30/hadis-imam-ali-orang-yang-pertama-kali-masuk-islam/#comment-11374</link>
		<dc:creator>samin bin badui</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Nov 2009 04:15:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://secondprince.wordpress.com/?p=1140#comment-11374</guid>
		<description>Saya ingin urun informasi. dalam kitab Siragbya Ibnu Hisyam ditulis bab tentang orang pertama yang masuk Islam.. eh ternyata ia tegas-tegas hanya mengatakan: Ali ibn Abi Thalib orang laki-laki yang pertama memeluk Islam... lalu dalam kitab tarikhnya Ibnu Jarir ath Thabari dibongkar sebuah dokumen penting bahwa Abu Bakar itu masuk Islamnya urutan ke 51.... Jadi bubarlah anggapan bahwa si Abu Bakar yang pertama masuk Islam!!!!
Saya hanya meminta teman-teman Salafiyeh untuk membantah bukti-bukti yang saya sebutkan di atas! Gimana setuju.. saya siap diskusi di forum ini.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya ingin urun informasi. dalam kitab Siragbya Ibnu Hisyam ditulis bab tentang orang pertama yang masuk Islam.. eh ternyata ia tegas-tegas hanya mengatakan: Ali ibn Abi Thalib orang laki-laki yang pertama memeluk Islam&#8230; lalu dalam kitab tarikhnya Ibnu Jarir ath Thabari dibongkar sebuah dokumen penting bahwa Abu Bakar itu masuk Islamnya urutan ke 51&#8230;. Jadi bubarlah anggapan bahwa si Abu Bakar yang pertama masuk Islam!!!!<br />
Saya hanya meminta teman-teman Salafiyeh untuk membantah bukti-bukti yang saya sebutkan di atas! Gimana setuju.. saya siap diskusi di forum ini.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
