J Algar

Sebut saja J Algar karena memang dari awal pribadi ini berniat anonim. Walaupun dalam kenyataannya beberapa orang mungkin mengenalnya dengan Cukup. Manusia yang tidak terlalu pusing dengan kapan dan dimana ia lahir ini dari awalnya tidak punya cita-cita atau malah punya cita-cita yang terlalu besar. ;)

Kehidupannya berawal dari hal yang biasa hingga jadi tidak biasa. Punya pengalaman yang buruk dalam pergaulan dengan sesama Manusia. Setidaknya hal itu berpengaruh pada pembawaan dan watak yang memang membuatnya “Tidak cukup disenangi” :( .

Tidak punya banyak hal yang bisa dilakukan kecuali sibuk dengan Dunianya sendiri yang khas dengan kemewahan yang tak dikenal dan tak terkendali. Walaupun begitu waktu telah mengajarkan kepadanya betapa Naif jika melupakan dunia tempat dia hidup. Maka begitulah menjalani kehidupan dengan semampunya dan seadanya.

………………………………………..
……………………………………………
……………………………………………….
…………………………………………………….(Berlalu dan berlalu)

Seiring dengan waktu dirinya bertemu dengan sosok yang merupakan wujud nyata “Manusia Ideal”. Mereka menyebutnya Pengeran Pertama. Selalu jadi yang pertama, Baik secara Fisik dan Psikis. Sangat Pintar, Cerdas, dan yah Terlalu Banyak Tahu. Terbaik dalam segala hal hingga tak heran banyak orang menyebutnya dengan gelar mewah nan aneh “Pangeran Pertama”. Biasanya orang seperti ini sulit menyesuaikan diri dengan lingkungan tempat Ia tinggal. Tapi yah yang paling menyebalkan Orang ini punya kemampuan luar biasa untuk menjadi “Yang disayangi oleh banyak orang”. Si Pertama yang menyebalkan. :lol: :lol: :lol: (huuf tarik nafas)

Tidak diketahui apa sebabnya, Manusia ini(baca: J) malah mempopulerkan dirinya dengan sebutan Pangeran Kedua. Selalu jadi yang kedua, begitukah?. Tidak juga, karena walaupun sebenarnya tidak bertampang seorang pangeran, Dia tidak lebih bodoh dari Si Pertama. Sayangnya tidak banyak orang yang mau memanggilnya dengan sebutan itu. Mungkin karena Rasa Iri, kecemburuan, kekaguman terhadap Si Pertama, Kesombongan atau Sikap cari Perhatian, yah begitulah dalam penilaian Orang. :twisted:

Naif, mungkin. Tapi yah untuk apa peduli kata orang?. Mereka hanya melihat apa yang bisa mereka lihat. Selebihnya 0 besar atau minus(pada beberapa orang). :mrgreen:
Lebih sering Disalahmengerti atau mungkin lebih ingin Diacuhkan
Tidak diketahui apa maunya atau Apa Perannya dalam kehidupan ini?

Yah Ini dulu karena memang Semuanya Belum Berakhir

21 Tanggapan

  1. PERTAMAAAXX!!!!

    Halah,,

    Cieeeeee!!! Besok ulang taaaun!!!

  2. makan-makan, dong!

  3. Keduaxxxxxxx
    Cieeeeeeeeee
    *afa nih*

  4. Ketigaaxxxxxx

    *dihajar*

    Permisi, kalau ada waktu dan sudi berkunjung, saya punya postingan dan beberapa pertanyaan yang butuh feedback & jawaban terkait sejarah Islam. Semoga bisa dibantu menjawabkannya. Terima kasih…

  5. Om, bisa request? Itu tolong dong, blognya diset supaya nampilin full feed, tidak cuma summary, jadi tulisannya bisa saya baca sepenuhnya dari feed reader tanpa kepotong… Keterangan lengkap bisa dicek di blog saya, artikel WordPress & RSS. *malas ngasih link*

    Makasih…

  6. @Amed
    Ok kasih tahu ya, sudah bisa dilihat atau belum :)

  7. Bharma, ga ada tulisan pasca jadian nih? :P
    Ups Ma lupa, Bharma sih ga kaya Ma ya, bikinnya curhat doang,, :D

    btw, Ma masih kesel lho,, Tapi, siapalah saya, iya ga?? :twisted:

  8. @Ayuk
    wah jangan buka kartu dong
    Masih kesel ya, aduh maafkanlah adik kecilmu ini :mrgreen:

  9. @SP
    Mas menganggap FP adalah satu figur yg perlu dicontoi. Maka saya harap anda menjadi seorang seperti Ali b. Abi Thalib. Belajar pd FP (First Person) dan akhirnya dihormati krn Ilmunya. Memang kita tak mungkin seperti Imam Ali KWH tp mencontoi caranya. Wasalam

  10. Hati hati dengan syio’ah akhi

  11. mereka sangat berbahaya…

  12. nanti di…. lho

  13. @All ASSALAMU A’LAIKUM WA RAKHMATULLAHI WA BARAKATU.

    MINAL’ADIN WAL FAIDZIN. MAAF LAHIR BATHIN ATAS SEMUA KESALAHAN SAYA SENGAJA ATAU TDK SENGAJA ATAS KATA2 SAYA YG MENYAKITI HATI TEMAN2.
    Lebih baik terlambat dpd tdk sama sekali.
    Selamat ketemu kembali

  14. @ . (titik)
    ….haaaiii satu nih korban syiahphobia….

    @aburahat
    Salam’alaikum
    Hi mas, sehat neh, minal aidzin jg ah. Lama gak nongol nih…

  15. @Noname

    Apa sebab klu ada yg menyebut Imam Ali sbg pananutan dikatakan Syiah. Kita mengambil Imam Ali sbg contoh adalah wajar. Karena semua sahabat mengakui kelebihan beliau. Apakah kawan atau lawan. Jgn menjadi orang yg fanatik. Jadilah orang pencari kebenaran.

  16. Kenapa syiah..!
    Ada apa dengan syiah ..!

    benarkah seperti apa yang saudara tuduhkan.!
    … bahwa syiah berbahaya…!
    dimana letak bahayanya …?
    … bahwa syiah adalah sesat …!
    dimana letak kesesatannya…?
    … bahwa syiah adalah kafir …!
    dimana letak kekafirannya…?

    Wahai saudara..?
    .. taukah anda suatu saat nanti
    diri diminta pertanggungan jawab
    akan apa yang anda ucapkan….
    diri diminta pertanggungan jawab
    akan apa yang tuduhkan…
    hati-hatilah dengan ucapan..!

    Wahai saudara..?
    …. sampai dimana keyakinan anda tentang agama
    benarkah berdasarkan keyakinan dengan
    ilmu atau hawa nafsu atau hati nurani atau ikut-ikutan..

    ….carilah kebenaran saudara..!
    dengan ilmu pengetahuan
    anda dibekali akal dan wahyu..
    bertanyalah pada ahlinya apabila anda ragu

    salam

  17. Jaga kesehatan kamu yaa….
    Jangan lupa makan………

  18. Semoga cepat sadar dan lekas bertaubat dari paham sesat syiah rafidhah dan liberal-nya :D

  19. @muhibbin

    Semoga anda cepat sadar dan kembali ke jalan yg benar yg diperintahkan oleh Allah dan ditunjukkan oleh Nabi saaw

  20. apa kabar? …pada kemana?….. kok jarang kelihatan, semoga sehat, ehem ehem turut berduka cita

Tinggalkan Balasan