<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Sahabat Nabi Yang Dikatakan Munafik Dalam Shahih Muslim?</title>
	<atom:link href="http://secondprince.wordpress.com/2009/07/01/sahabat-nabi-yang-dikatakan-munafik-dalam-shahih-muslim/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://secondprince.wordpress.com/2009/07/01/sahabat-nabi-yang-dikatakan-munafik-dalam-shahih-muslim/</link>
	<description>Kebenaran Hanya Untuk Yang Menghargainya</description>
	<lastBuildDate>Thu, 24 Dec 2009 06:24:15 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: yusuf</title>
		<link>http://secondprince.wordpress.com/2009/07/01/sahabat-nabi-yang-dikatakan-munafik-dalam-shahih-muslim/#comment-8324</link>
		<dc:creator>yusuf</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Jul 2009 09:46:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://secondprince.wordpress.com/?p=1038#comment-8324</guid>
		<description>I:  Semua sahabat Adil
A: kata Nabi ada 12 sahabat yang munafik
I: itu bukan sahabat sebenarnya.

si &quot;I&quot; sudah jatuh dalam fallacy,  yang disebut &quot;No true scotsman.&quot;

Contoh lain:

“Tidak ada orang Tegal yang bahasa Inggrisnya bagus.”
”Heee jangan salaah. Mamiku orang Tegal tapi bahasa Inggrisnya bagus.”
”Ya, tapi tidak ada orang Tegal asli yang bahasa Inggrisnya bagus.”
”Mamiku orang Tegal asli.”
”Memang, tapi orang Tegal asli yang benar-benar keturunan orang Tegal asli bahasa Inggrisnya tidak bagus.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>I:  Semua sahabat Adil<br />
A: kata Nabi ada 12 sahabat yang munafik<br />
I: itu bukan sahabat sebenarnya.</p>
<p>si &#8220;I&#8221; sudah jatuh dalam fallacy,  yang disebut &#8220;No true scotsman.&#8221;</p>
<p>Contoh lain:</p>
<p>“Tidak ada orang Tegal yang bahasa Inggrisnya bagus.”<br />
”Heee jangan salaah. Mamiku orang Tegal tapi bahasa Inggrisnya bagus.”<br />
”Ya, tapi tidak ada orang Tegal asli yang bahasa Inggrisnya bagus.”<br />
”Mamiku orang Tegal asli.”<br />
”Memang, tapi orang Tegal asli yang benar-benar keturunan orang Tegal asli bahasa Inggrisnya tidak bagus.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: dede</title>
		<link>http://secondprince.wordpress.com/2009/07/01/sahabat-nabi-yang-dikatakan-munafik-dalam-shahih-muslim/#comment-8058</link>
		<dc:creator>dede</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Jul 2009 09:41:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://secondprince.wordpress.com/?p=1038#comment-8058</guid>
		<description>Lho ngga ada smileynya, aneh ? &lt;a href=&quot;http://plugin.smileycentral.com/http%253A%252F%252Fwww.smileycentral.com%252F%253Fpartner%253DZSzeb008%255FZNman000%2526i%253D4%252F4%255F1%255F214%2526feat%253Dprof/page.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;&lt;/a&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Lho ngga ada smileynya, aneh ? <a href="http://plugin.smileycentral.com/http%253A%252F%252Fwww.smileycentral.com%252F%253Fpartner%253DZSzeb008%255FZNman000%2526i%253D4%252F4%255F1%255F214%2526feat%253Dprof/page.html" rel="nofollow"></a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: dede</title>
		<link>http://secondprince.wordpress.com/2009/07/01/sahabat-nabi-yang-dikatakan-munafik-dalam-shahih-muslim/#comment-8057</link>
		<dc:creator>dede</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Jul 2009 09:39:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://secondprince.wordpress.com/?p=1038#comment-8057</guid>
		<description>Testing lagiiii...

&lt;a href=&quot;http://plugin.smileycentral.com/http%253A%252F%252Fwww.smileycentral.com%252F%253Fpartner%253DZSzeb008%255FZNman000%2526i%253D36%252F36%255F1%255F20%2526feat%253Dprof/page.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;&lt;/a&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Testing lagiiii&#8230;</p>
<p><a href="http://plugin.smileycentral.com/http%253A%252F%252Fwww.smileycentral.com%252F%253Fpartner%253DZSzeb008%255FZNman000%2526i%253D36%252F36%255F1%255F20%2526feat%253Dprof/page.html" rel="nofollow"></a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: dede</title>
		<link>http://secondprince.wordpress.com/2009/07/01/sahabat-nabi-yang-dikatakan-munafik-dalam-shahih-muslim/#comment-8056</link>
		<dc:creator>dede</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Jul 2009 09:36:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://secondprince.wordpress.com/?p=1038#comment-8056</guid>
		<description>@bob

Kok ngga pake smilley ? :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@bob</p>
<p>Kok ngga pake smilley ? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: dede</title>
		<link>http://secondprince.wordpress.com/2009/07/01/sahabat-nabi-yang-dikatakan-munafik-dalam-shahih-muslim/#comment-8055</link>
		<dc:creator>dede</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Jul 2009 09:35:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://secondprince.wordpress.com/?p=1038#comment-8055</guid>
		<description>@all

Sahabat juga kan dapat disebut Mujtahid yg apabila salah dapat pahala satu, apabila benar dapat pahala dua. :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@all</p>
<p>Sahabat juga kan dapat disebut Mujtahid yg apabila salah dapat pahala satu, apabila benar dapat pahala dua. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: bob</title>
		<link>http://secondprince.wordpress.com/2009/07/01/sahabat-nabi-yang-dikatakan-munafik-dalam-shahih-muslim/#comment-8054</link>
		<dc:creator>bob</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Jul 2009 09:30:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://secondprince.wordpress.com/?p=1038#comment-8054</guid>
		<description>mas@ aburahat

apakah sampeyan tdk mendengar sudah ada definisi dan klasifikasi baru sekarang ini tentang SAHABAT..

1. Sahabat itu bisa munafik, fasiq,Baik dst
2. Kalau sahabat sebenarnya...itu Pasti BAIK...baik deh..

jadi nanti dlm edisi berikutnya akan dicetak...buku hadits kurleb
&quot;SAHABAT Sebenarnya&quot; itu laksana bintang yg bisa menjadi petunjuk buat umatku...

heheheh...

Artikel Ini menghancur leburkan Kesakralan Kata SAHABAT yg di sebut adil semua...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mas@ aburahat</p>
<p>apakah sampeyan tdk mendengar sudah ada definisi dan klasifikasi baru sekarang ini tentang SAHABAT..</p>
<p>1. Sahabat itu bisa munafik, fasiq,Baik dst<br />
2. Kalau sahabat sebenarnya&#8230;itu Pasti BAIK&#8230;baik deh..</p>
<p>jadi nanti dlm edisi berikutnya akan dicetak&#8230;buku hadits kurleb<br />
&#8220;SAHABAT Sebenarnya&#8221; itu laksana bintang yg bisa menjadi petunjuk buat umatku&#8230;</p>
<p>heheheh&#8230;</p>
<p>Artikel Ini menghancur leburkan Kesakralan Kata SAHABAT yg di sebut adil semua&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: aburahat</title>
		<link>http://secondprince.wordpress.com/2009/07/01/sahabat-nabi-yang-dikatakan-munafik-dalam-shahih-muslim/#comment-7759</link>
		<dc:creator>aburahat</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Jul 2009 02:31:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://secondprince.wordpress.com/?p=1038#comment-7759</guid>
		<description>@imem
Coba anda perhatikan dan pahami Firman Allah tsb dibawah dan mengapa Rasul menolak untuk membunuh:
Al-Ahzab 60. Sesungguhnya jika tidak berhenti orang-orang munafik, orang- orang yang berpenyakit dalam hatinya dan munafik orang-orang yang menyebarkan kabar bohong di Madinah (dari menyakitimu), niscaya Kami perintahkan kamu (untuk memerangi) mereka, kemudian mereka tidak menjadi tetanggamu (di Madinah) melainkan dalam waktu yang sebentar, 
At-Taubah 73. Hai Nabi, berjihadlah (melawan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik itu, dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka ialah jahannam. Dan itu adalah tempat kembali yang seburuk-buruknya. 
At-pTaubah 101. Di antara orang-orang Arab Badwi yang di sekelilingmu itu, ada orang-orang munafik; dan (juga) di antara penduduk Madinah. Mereka keterlaluan dalam kemunafikannya. Kamu (Muhammad) tidak mengetahui mereka, (tetapi) Kamilah yang mengetahui mereka. Nanti mereka akan Kami siksa dua kali kemudian mereka akan dikembalikan kepada azab yang besar. 
Masih kah anda mengatakan: Jadi sahabat dalam arti sebenar-benarnya sahabat adalah bukan munafik, demikian juga sebaliknya munafik itu bukanlah sahabat Nabi dalam arti sebenar-benarnya sahabat. Wasalam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@imem<br />
Coba anda perhatikan dan pahami Firman Allah tsb dibawah dan mengapa Rasul menolak untuk membunuh:<br />
Al-Ahzab 60. Sesungguhnya jika tidak berhenti orang-orang munafik, orang- orang yang berpenyakit dalam hatinya dan munafik orang-orang yang menyebarkan kabar bohong di Madinah (dari menyakitimu), niscaya Kami perintahkan kamu (untuk memerangi) mereka, kemudian mereka tidak menjadi tetanggamu (di Madinah) melainkan dalam waktu yang sebentar,<br />
At-Taubah 73. Hai Nabi, berjihadlah (melawan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik itu, dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka ialah jahannam. Dan itu adalah tempat kembali yang seburuk-buruknya.<br />
At-pTaubah 101. Di antara orang-orang Arab Badwi yang di sekelilingmu itu, ada orang-orang munafik; dan (juga) di antara penduduk Madinah. Mereka keterlaluan dalam kemunafikannya. Kamu (Muhammad) tidak mengetahui mereka, (tetapi) Kamilah yang mengetahui mereka. Nanti mereka akan Kami siksa dua kali kemudian mereka akan dikembalikan kepada azab yang besar.<br />
Masih kah anda mengatakan: Jadi sahabat dalam arti sebenar-benarnya sahabat adalah bukan munafik, demikian juga sebaliknya munafik itu bukanlah sahabat Nabi dalam arti sebenar-benarnya sahabat. Wasalam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: asep</title>
		<link>http://secondprince.wordpress.com/2009/07/01/sahabat-nabi-yang-dikatakan-munafik-dalam-shahih-muslim/#comment-7733</link>
		<dc:creator>asep</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Jul 2009 01:32:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://secondprince.wordpress.com/?p=1038#comment-7733</guid>
		<description>@All

Selama sahabat itu manusia biasa, tentu saja mereka bisa melakukan kesalahan2, baik yg sengaja maupun yg tidak sengaja.

Wassalam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@All</p>
<p>Selama sahabat itu manusia biasa, tentu saja mereka bisa melakukan kesalahan2, baik yg sengaja maupun yg tidak sengaja.</p>
<p>Wassalam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: imem</title>
		<link>http://secondprince.wordpress.com/2009/07/01/sahabat-nabi-yang-dikatakan-munafik-dalam-shahih-muslim/#comment-7728</link>
		<dc:creator>imem</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Jul 2009 00:10:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://secondprince.wordpress.com/?p=1038#comment-7728</guid>
		<description>Ada hal2 yg bisa disimpulkan dari hadits di atas : bahwa ternyata Rasulullah atas kehendak Allah mengetahui siapa-siapa orang munafik di masa beliau dan jumlahnya hanya 12 orang saja, berarti sebagian besar sahabat Rasulullah adalah bukan munafik.. dilihat dr jumlah org2 munafik tsb, persentasinya sgt kecil sekali.. dan Sahabat Hudzaifah adalah pemegang nama2 org2 munafik tersebut.

Adakah kibarul sahabat seperti 4 khulafaur rasyidin termasuk di dalamnya? Jawabnya jelas tidak mungkin, karena begitu banyak riwayat yg shahih yg mentanzih mereka. 

saya heran apa sih yg dibingungkan dari hadits2 di atas? Apakah krn salah satu hadits di atas menyebut kata “sahabat” yg diantara mrk trdapat 12 org munafik?

Ok mari kita lihat hadits2 yg lain yang masih berkaitan dg org munafik :

&lt;i&gt;Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Jabir ibn Abdullah ra., “Kami berada dalam sebuah perjalanan perang, kemudian seorang Muhajirin mendorong seorang Anshar. Seorang Anshar itu berkata meminta tolong, ‘Wahai orang-orang Anshar!’ Dan seorang Muhajirin itu pun memanggil kawan-kawannya, ‘Wahai orang-orang Muhajirin!’ Allah memperdengarkan kejadian itu kepada Rasulullah dan beliau berkata, ‘Apa-apaan ini?’ Mereka berkata, ‘Seorang Muhajirin mendorong seorang Anshar, maka orang-orang Anshar itu berkata, ‘Wahai orang-orang Anshar’ dan orang-orang Muhajirin itu berkata, ‘Wahai orang-orang Muhajirin.’ Rasulullah SAW berkata, ‘Tinggalkan itu. Sungguh yang demikian itu adalah tradisi buruk.’ Ketika Rasulullah datang, baik orang-orang Anshar atau Muhajirin sudah saling berkumpul. Dalam kondisi seperti itu Abdullah ibn ‘Ubay berkata, ‘Apakah mereka sudah melakukan? Demi Allah, jika kita kembali ke Madinah, orang-orang mUlia akan mengusir orang-orang hina dari Madinah.’ Mendengar ucapan Abdullah ibn Ubay, Umar ibn Khaththab berkata kepada Rasulullah, ‘Biarkan aku memenggal leher orang munafik ini wahai Rasulullah.’ Beliau berkata, ‘Jangan ,membuat orang-orang berkata bahwa &lt;b&gt;Muhammad telah membunuh sahabatnya!&lt;/b&gt;’” (HR. Bukhari) &lt;/i&gt; 

&lt;i&gt;Di antara peristiwa yang serupa dengan kejadian di atas adalah bahwa Abdullah bin Ubay sewaktu berkata, &quot;Sesungguhnya jika kita telah kembali ke Madlnah, benar-benar orang yang kuat akan mengusir orang-orang yang lemah daripadanya,&quot; (al-Munafiqun:8 ), dan berkata, &quot;Janganlah kamu memberikan perbelanjaan kepada orang-orang (Muhajirin) yang ada di sisi Rasulullah supaya mereka bubar (meninggalkan Rasulullah),&quot; (al-Munafiqun: 7). Maka, seketika itu Umar pun meminta izin untuk membunuhnya. Namun, Nabi malah berkata, &quot;Kalau demikian, banyak orang di Madinah nanti yang akan gemetar/lari karenanya,&quot; dan beliau juga berkata, &quot;Niscaya orang-orang akan berbicara bahwa &lt;b&gt;Muhammad membunuh para sahabatnya&lt;/b&gt;.&quot; Kisah ini sudah sangat masyhur dan disebutkan dalam kitab Shahih al-Bukhari dan Muslim.&lt;/i&gt;

Dalam kisah2 di atas, terlihat rasulullah menyampaikan kekhawatirannya bahwa dg membunuh Abdullah bin Ubay (gembong munafik wkt itu) akan mengakibatkan orang2 di luar Islam dan jg org2 awam yg baru masuk Islam akan menganggap bahwa beliau membunuh sahabat beliau. Karena orang2 tsb tahunya si Abdullah bin Ubay ini sudah memeluk Islam dan hidup membaur dengan kaum muslimin dan sering juga bertemu dengan Nabi, sehingga mereka akan menyangka dia adalah sahabat Nabi.

Pertanyaan saya, apakah istilah sahabat yang digunakan oleh Rasulullah untuk Abdullah bin Ubay di atas adalah sahabat dalam arti sebenar-benar sahabat? Yaitu sahabat yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya? Sahabat yang setia dan berjuang bersama beliau menegakkan dien ini? Ataukah sahabat dalam arti bahasa, yaitu karena Abdullah bin Ubay ini hidup di masa Nabi di Madinah dan sering bertemu dengan Nabi serta membaur dengan kaum muslimin saat itu serta mengaku dirinya Islam yang pada kenyataannya dianya adalah seorang munafik? Saya yakin anda sekalian mengetahui jawabannya.. 

Kembali ke hadits2 yg SP sebutkan di atas, di sana disebutkan “diantara sahabatku ada dua belas orang munafik”, menurut anda sekalian, istilah sahabat yg digunakan oleh Rasulullah dalam hadits di atas dalam pengertian sebenar-benar sahabat atau hanya dalam pengertian bahasa saja? Saya yakin anda pun tahu jawabannya…  

&lt;b&gt;Jadi sahabat dalam arti sebenar-benarnya sahabat adalah bukan munafik, demikian juga sebaliknya munafik itu bukanlah sahabat Nabi dalam arti sebenar-benarnya sahabat.&lt;/b&gt;

Makanya saya heran, apanya sih yang dipermasalahkan dr hadits2 di atas? Kelihatan sensi banget sih sama istilah sahabat, mbok dikit disembunyiin napa.. wuakakak..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ada hal2 yg bisa disimpulkan dari hadits di atas : bahwa ternyata Rasulullah atas kehendak Allah mengetahui siapa-siapa orang munafik di masa beliau dan jumlahnya hanya 12 orang saja, berarti sebagian besar sahabat Rasulullah adalah bukan munafik.. dilihat dr jumlah org2 munafik tsb, persentasinya sgt kecil sekali.. dan Sahabat Hudzaifah adalah pemegang nama2 org2 munafik tersebut.</p>
<p>Adakah kibarul sahabat seperti 4 khulafaur rasyidin termasuk di dalamnya? Jawabnya jelas tidak mungkin, karena begitu banyak riwayat yg shahih yg mentanzih mereka. </p>
<p>saya heran apa sih yg dibingungkan dari hadits2 di atas? Apakah krn salah satu hadits di atas menyebut kata “sahabat” yg diantara mrk trdapat 12 org munafik?</p>
<p>Ok mari kita lihat hadits2 yg lain yang masih berkaitan dg org munafik :</p>
<p><i>Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Jabir ibn Abdullah ra., “Kami berada dalam sebuah perjalanan perang, kemudian seorang Muhajirin mendorong seorang Anshar. Seorang Anshar itu berkata meminta tolong, ‘Wahai orang-orang Anshar!’ Dan seorang Muhajirin itu pun memanggil kawan-kawannya, ‘Wahai orang-orang Muhajirin!’ Allah memperdengarkan kejadian itu kepada Rasulullah dan beliau berkata, ‘Apa-apaan ini?’ Mereka berkata, ‘Seorang Muhajirin mendorong seorang Anshar, maka orang-orang Anshar itu berkata, ‘Wahai orang-orang Anshar’ dan orang-orang Muhajirin itu berkata, ‘Wahai orang-orang Muhajirin.’ Rasulullah SAW berkata, ‘Tinggalkan itu. Sungguh yang demikian itu adalah tradisi buruk.’ Ketika Rasulullah datang, baik orang-orang Anshar atau Muhajirin sudah saling berkumpul. Dalam kondisi seperti itu Abdullah ibn ‘Ubay berkata, ‘Apakah mereka sudah melakukan? Demi Allah, jika kita kembali ke Madinah, orang-orang mUlia akan mengusir orang-orang hina dari Madinah.’ Mendengar ucapan Abdullah ibn Ubay, Umar ibn Khaththab berkata kepada Rasulullah, ‘Biarkan aku memenggal leher orang munafik ini wahai Rasulullah.’ Beliau berkata, ‘Jangan ,membuat orang-orang berkata bahwa <b>Muhammad telah membunuh sahabatnya!</b>’” (HR. Bukhari) </i> </p>
<p><i>Di antara peristiwa yang serupa dengan kejadian di atas adalah bahwa Abdullah bin Ubay sewaktu berkata, &#8220;Sesungguhnya jika kita telah kembali ke Madlnah, benar-benar orang yang kuat akan mengusir orang-orang yang lemah daripadanya,&#8221; (al-Munafiqun:8 ), dan berkata, &#8220;Janganlah kamu memberikan perbelanjaan kepada orang-orang (Muhajirin) yang ada di sisi Rasulullah supaya mereka bubar (meninggalkan Rasulullah),&#8221; (al-Munafiqun: 7). Maka, seketika itu Umar pun meminta izin untuk membunuhnya. Namun, Nabi malah berkata, &#8220;Kalau demikian, banyak orang di Madinah nanti yang akan gemetar/lari karenanya,&#8221; dan beliau juga berkata, &#8220;Niscaya orang-orang akan berbicara bahwa <b>Muhammad membunuh para sahabatnya</b>.&#8221; Kisah ini sudah sangat masyhur dan disebutkan dalam kitab Shahih al-Bukhari dan Muslim.</i></p>
<p>Dalam kisah2 di atas, terlihat rasulullah menyampaikan kekhawatirannya bahwa dg membunuh Abdullah bin Ubay (gembong munafik wkt itu) akan mengakibatkan orang2 di luar Islam dan jg org2 awam yg baru masuk Islam akan menganggap bahwa beliau membunuh sahabat beliau. Karena orang2 tsb tahunya si Abdullah bin Ubay ini sudah memeluk Islam dan hidup membaur dengan kaum muslimin dan sering juga bertemu dengan Nabi, sehingga mereka akan menyangka dia adalah sahabat Nabi.</p>
<p>Pertanyaan saya, apakah istilah sahabat yang digunakan oleh Rasulullah untuk Abdullah bin Ubay di atas adalah sahabat dalam arti sebenar-benar sahabat? Yaitu sahabat yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya? Sahabat yang setia dan berjuang bersama beliau menegakkan dien ini? Ataukah sahabat dalam arti bahasa, yaitu karena Abdullah bin Ubay ini hidup di masa Nabi di Madinah dan sering bertemu dengan Nabi serta membaur dengan kaum muslimin saat itu serta mengaku dirinya Islam yang pada kenyataannya dianya adalah seorang munafik? Saya yakin anda sekalian mengetahui jawabannya.. </p>
<p>Kembali ke hadits2 yg SP sebutkan di atas, di sana disebutkan “diantara sahabatku ada dua belas orang munafik”, menurut anda sekalian, istilah sahabat yg digunakan oleh Rasulullah dalam hadits di atas dalam pengertian sebenar-benar sahabat atau hanya dalam pengertian bahasa saja? Saya yakin anda pun tahu jawabannya…  </p>
<p><b>Jadi sahabat dalam arti sebenar-benarnya sahabat adalah bukan munafik, demikian juga sebaliknya munafik itu bukanlah sahabat Nabi dalam arti sebenar-benarnya sahabat.</b></p>
<p>Makanya saya heran, apanya sih yang dipermasalahkan dr hadits2 di atas? Kelihatan sensi banget sih sama istilah sahabat, mbok dikit disembunyiin napa.. wuakakak..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: hadi</title>
		<link>http://secondprince.wordpress.com/2009/07/01/sahabat-nabi-yang-dikatakan-munafik-dalam-shahih-muslim/#comment-7721</link>
		<dc:creator>hadi</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Jul 2009 02:24:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://secondprince.wordpress.com/?p=1038#comment-7721</guid>
		<description>@SP

Mas...perbahasannya makin keren ya. Kami sudah mendengar hadis ini, namun apologi yg mereka suguhkan adalah ia mengenai Ibnu Ubay dan teman2nya.
Aneh...sebentar mereka bilang orang munafik bukan sahabat, namun bila ketemu hadis ini malah org munafik tiba2 berstatus sahabat...hmmm

Salam Damai</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@SP</p>
<p>Mas&#8230;perbahasannya makin keren ya. Kami sudah mendengar hadis ini, namun apologi yg mereka suguhkan adalah ia mengenai Ibnu Ubay dan teman2nya.<br />
Aneh&#8230;sebentar mereka bilang orang munafik bukan sahabat, namun bila ketemu hadis ini malah org munafik tiba2 berstatus sahabat&#8230;hmmm</p>
<p>Salam Damai</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
