Kisah Pembakaran Abdullah bin Saba’ Dalam Kitab Syi’ah

Kisah Pembakaran Abdullah bin Saba’ Dalam Kitab Syi’ah

Sebelumnya pernah disinggung dalam sebagian tulisan di blog ini bahwa dalam mazhab Syi’ah terdapat riwayat shahih yang menyebutkan tentang Abdullah bin Saba’ bahwa ia seorang ghuluw kafir menyatakan ketuhanan Aliy bin Abi Thalib sehingga Imam Aliy menghukum dengan membakarnya. Hal ini dijadikan syubhat celaan oleh para pembenci Syi’ah. Ada diantara mereka yang mengatakan bahwa perbuatan Imam Aliy membakar Abdullah bin Saba’ bertentangan dengan hadis tidak boleh menyiksa dengan siksaan Allah [api]. Baca lebih lanjut

Tragedi Hari Kamis : Kritik Atas Tanggapan Ibnu Abdillah Al Katibiy

Tragedi Hari Kamis : Kritik Atas Tanggapan Ibnu Abdillah Al Katibiy

Beberapa hari yang lalu kami mendapat kiriman link yang katanya membantah tulisan kami tentang “Tragedi Hari Kamis”. Setelah kami membaca tulisannya, ternyata sang penulis tidaklah berbeda dengan para pengingkar lainnya yang mencari-cari syubhat demi membela Umar bin Khaththab [radiallahu ‘anhu].

Pertama-tama kami tekankan kepada penulis tersebut tolong tidak usah mengkait-kaitkan tulisan kami tersebut dengan Syi’ah. Kami tidak menulisnya atas nama Syi’ah dan tidak pula berhujjah dengan pandangan Syi’ah. Kalau anda mau membantah kami ya silakan kutip tulisan kami dan silakan bantah apa yang ingin anda bantah. Jangan mencampuradukkan bantahan terhadap kami dengan bantahan terhadap Syi’ah. Berikut kami tunjukkan syubhat-syubhat dari penulis tersebut [tulisannya kami kutip dalam bentuk quote] Baca lebih lanjut

Dalam Mazhab Syi’ah Shalat Tarawih Berjama’ah Hukumnya Bid’ah?

Mengapa Mazhab Syi’ah Menyatakan Shalat Tarawih Berjama’ah Hukumnya Bid’ah?

Pada tahun sebelumnya kami pernah membahas hukum shalat tarawih [yang menjadi pegangan di sisi kami] yaitu shalat tarawih adalah sunnah, lebih utama dilakukan di rumah dan boleh dilakukan  berjama’ah di masjid. Kali ini kami akan menyampaikan bagaimana pandangan mazhab Syi’ah mengenai shalat tarawih.

Pembahasan berikut akan mengutip hadis-hadis Syi’ah dan melakukan penilaian dengan standar ilmu Rijal Syi’ah sehingga dapat disimpulkan pandangan yang shahih dalam mazhab Syi’ah berkenaan hukum shalat tarawih. Tujuan penulisan ini hanya berusaha menampilkan secara objektif [sesuai kaidah ilmiah] apa sebenarnya pandangan mazhab Syi’ah tentang shalat tarawih. Baca lebih lanjut

Shahih Hadis Tsaqalain Dalam Mazhab Syi’ah

Shahih Hadis Tsaqalain Dalam Mazhab Syi’ah

Salah satu syubhat yang sering dilontarkan oleh para pembenci Syi’ah adalah tuduhan bahwa Syi’ah menjadikan hujjah hadis Tsaqalain dengan mengambil dari kitab Ahlus Sunnah karena Syi’ah tidak memiliki hadis Tsaqalain yang shahih dalam kitab mereka.

Setelah kami membaca kitab-kitab hadis mazhab Syi’ah maka bisa dipastikan bahwa tuduhan tersebut tidak benar, Syi’ah tidak menjadikan hadis Ahlus Sunnah sebagai pegangan mereka dan sebaliknya Ahlus Sunnah juga tidak menjadikan hadis Syi’ah sebagai pegangan mereka. Kedua mazhab masing-masing memiliki hujjah dari hadis-hadis dalam kitab pegangan mereka sendiri. Baca lebih lanjut

Studi Kritis Riwayat Ibnu Abbas : Ayat Tathir Turun Khusus Untuk Istri-istri Nabi

Studi Kritis Riwayat Ibnu Abbas : Ayat Tathiir Turun Khusus Untuk Istri-istri Nabi

Salah satu dalil yang dijadikan hujjah oleh para pembenci Syiah [pengidap syiahphobia] untuk menolak keutamaan Ayat Tathiir khusus untuk ahlul kisa’ adalah riwayat Ibnu Abbas yang menyatakan bahwa Ayat Tathiir turun khusus untuk istri-istri Nabi [shallallahu ‘alaihi wasallam]. Riwayat tersebut dinukil oleh Ibnu Katsiir dalam kitab Tafsir-nya dengan menisbatkan riwayat tersebut dari Ibnu Abi Hatim Baca lebih lanjut

Syubhat Seputar Perawi Syi’ah : Muhammad bin Muslim

Syubhat Seputar Perawi Syi’ah : Muhammad bin Muslim

Tulisan ini adalah bagian ketiga dari studi objektif kami terhadap tiga perawi mazhab Syi’ah yang dijadikan syubhat celaan oleh orang yang menyebut dirinya Abul-Jauzaa’. Sebelumnya kami telah membuktikan kedudukan sebenarnya Jabir bin Yazid Al Ju’fiy dan Zurarah bin A’yan dalam mazhab Syi’ah maka pada tulisan ini kami akan membuktikan pula bahwa sebenarnya dalam mazhab Syi’ah tidak ada hal yang patut dipermasalahkan mengenai kedudukan Muhammad bin Muslim. Baca lebih lanjut

Mengenal Perawi Syi’ah : Zurarah bin A’yan

Mengenal Perawi Syi’ah : Zurarah bin A’yan

Zurarah bin A’yan adalah sahabat Imam Abu Ja’far Al Baqir [‘alaihis salaam] dan Imam Ja’far [‘alaihis salaam]. Ath Thuusiy menyebutkan bahwa kuniyah Zurarah adalah Abu Hasan, dikatakan bahwa namanya adalah Abdur Rabbihi dan Zurarah adalah laqab yang melekat padanya. Ayah-nya A’yan bin Sansan adalah budak romawi milik bani syaiban, dia mempelajari Al Qur’an kemudian dimerdekakan. Sedangkan kakek Zurarah adalah rahib di negri Romawi [Al Fahrasat Syaikh Ath Thuusiy hal 133-134]. An Najasyiy menyebutkan bahwa Zurarah wafat pada tahun 150 H [Rijal An Najasyiy hal 175 no 463] Baca lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 153 pengikut lainnya.